Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Armenia dan Azerbaijan Dalam Kemelut Perang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Armenia dan Azerbaijan Dalam Kemelut Perang

Fajri Setiawan Senin, 28 September 2020 | 11:55 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Tentara Armenia mengambil posisi di garis depan di wilayah Tavush, Armenia. Pertempuran di perbatasan Armenia-Azerbaijan yang bergejolak kini meningkat lagi, menandai pecahnya permusuhan paling serius antara kedua negara tetangga itu sejak pertempuran pada 2016. AP Photo
Bagikan

Telegraf – Pertempuran sengit telah meletus antara Armenia dan Azerbaijan atas sengketa wilayah Nagorno-Karabakh, yang menewaskan warga sipil menjadi korban.

Menuduh Azerbaijan melakukan serangan udara dan artileri, Armenia melaporkan telah menjatuhkan helikopter dan menghancurkan tank, serta mengumumkan darurat militer.

Azerbaijan mengatakan pihaknya juga telah memulai serangan balasan sebagai tanggapan atas penembakan.

Wilayah ini diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi dikendalikan oleh etnis Armenia.

Mereka memisahkan diri di tahun-tahun terakhir Uni Soviet. Baik Armenia maupun Azerbaijan adalah bagian dari negara komunis, yang berupaya menekan perbedaan etnis dan agama.

Di tengah bentrokan itu, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan dia yakin akan mendapatkan kembali kendali atas wilayah yang memisahkan diri itu.

Darurat militer juga telah diberlakukan di beberapa wilayah Azerbaijan.

Kementerian pertahanan Armenia mengatakan serangan terhadap pemukiman sipil di Nagorno-Karabakh, termasuk ibu kota regional Stepanakert, dimulai pada pukul 08:10 waktu setempat (04:10 GMT) pada hari Minggu, (27/09/2020).

Otoritas separatis di Nagorno-Karabakh mengatakan 16 prajurit mereka telah tewas, dengan 100 luka-luka.

Armenia mengatakan telah menembak jatuh dua helikopter dan tiga drone, serta menghancurkan tiga tank.

Pemerintah Armenia mengumumkan darurat militer dan mobilisasi militer total , tak lama setelah pengumuman serupa oleh pihak berwenang di Nagorno-Karabakh.

Darurat militer adalah tindakan darurat di mana militer mengambil alih wewenang dan fungsi pemerintahan sipil.

Baca Juga :  AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

“Bersiaplah untuk mempertahankan tanah air suci kami,” kata Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan setelah menuduh Azerbaijan melakukan agresi yang telah direncanakan sebelumnya.

Memperingatkan bahwa kawasan itu berada di ambang perang skala besar, dan menuduh Turki berperilaku agresif, ia mendesak komunitas internasional untuk bersatu guna mencegah destabilisasi lebih lanjut.

Kementerian pertahanan Azerbaijan mengkonfirmasi hilangnya satu helikopter tetapi mengatakan awaknya selamat, dan melaporkan bahwa 12 sistem pertahanan udara Armenia telah dihancurkan. Mereka membantah kerugian lain yang dilaporkan oleh Armenia.

Presiden Aliyev mengatakan dia telah memerintahkan operasi serangan balasan skala besar sebagai tanggapan atas serangan tentara Armenia.

“Akibat operasi kontra-ofensif, sejumlah pemukiman Azerbaijan yang diduduki telah dibebaskan,” katanya dalam sambutan yang disiarkan di televisi.

“Saya yakin bahwa operasi penyerangan balasan yang sukses akan mengakhiri pendudukan, ketidakadilan, pendudukan selama 30 tahun.” imbuhnya.


Photo Credit: Tentara Armenia mengambil posisi di garis depan di wilayah Tavush, Armenia. Pertempuran di perbatasan Armenia-Azerbaijan yang bergejolak kini meningkat lagi, menandai pecahnya permusuhan paling serius antara kedua negara tetangga itu sejak pertempuran pada 2016. AP Photo


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Internasional

Tandatangani Piagam Board of Peace, Prabowo Implementasikan Solusi Dua Negara

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?