Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tender Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Semangati Investor
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Tender Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Semangati Investor

Atti K. Senin, 14 November 2016 | 09:30 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Sigit purnomo
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Investasi proyek jalan tol Serang – Panimbang (Pandeglang Banten) menyasar paket wisata 3 in 1 (three in one) yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dan anak gunung Krakatau. Jalan tol sepanjang 84 kilometer diharapkan bisa mengurai kemacetan di beberapa simpul jalan dari Serang menuju Pandeglang. “Tender untuk pembebasan lahan sudah jalan. Saya dengar langsung dari pak Darmono (Direktur PT Tanjung Lesung Leisure Industry/TLLI). Kami bisa semakin semangat (investasi),” Sigit Purnomo, salah satu investor Tanjung Lesung mengatakan kepada Telegraf.

Paket wisata 3 in 1 tetap bertumpu pada keindahan alam terutama laut dan pantai. Selain itu, TLLI juga sudah membangun berbagai cluster wisata pantai dan laut termasuk snorkelling, diving dan lain sebagainya. Keindahan wisata alamnya masih sangat spektakuler. “Sayang sekali kalau Tanjung Lesung tidak berkembang. Ibaratnya, (Tanjung Lesung) ‘Bali’ di bagian Barat Indonesia. Sehingga saya berani investasi. Keunggulannya, alam yang masih sangat sejati,”kata Sigit yang juga Direktur Utama ARA Group Jakarta.

Pengoperasian jalan tol Serang-Panimbang juga diyakini mampu mengatasi disparitas wilayah utara dan selatan Banten. Sehingga secara simultan, Pemerintah Pusat dan Provinsi Banten merencanakan pembangunan bandara di Banten Selatan. Semangat berinvestasi di Tanjung Lesung tidak lepas dari dorong langsung Presiden Republik Indonesia Joko ‘Jokowi’ Widodo. Pada saat meresmikan KEK Tanjung Lesung (23/2/2015), Presiden Jokowi sempat tantang management dan direksi TLLI. Presiden Jokowi minta jajaran direksi TLLI langsung mengajukan permintaan untuk pencapaian target jumlah kunjungan wisatawan. “Pak Jokowi tanya (kepada Darmono) ‘kamu butuh apa’. Pak Darmono mengaku hanya butuh jalan tol. Pak Jokowi langsung perintahkan pak Basoeki (Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono), dengan penyelesaian (proyek jalan tol) dalam kurun waktu tiga tahun.”

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Hal tersebut yang menyemangati jajaran direksi TLLI dan para investor. Tetapi Sigit mengaku realistis, bahwa penyelesaian jalan tol Serang – Panimbang tersebut rata-rata selesai dalam waktu lima tahun. “Janjinya tiga tahun (jalan tol selesai dibangun). Kami sebagai investor, lima tahun (penyelesaian proyek) saja sudah senang. Pak Jokowi juga sudah jelas, bahwa anggaran dibagi dua, (yakni) Rp 2 triliun dari (Pemprov) Banten, dan Rp 4 triliun dari pemerintah pusat.”

Sementara itu, General Manager TLLI W. Widiasmanto meyakini bahwa jumlah kunjungan wisatawan meningkat seiring dengan rencana pembangunan jalan tol Serang – Panimbang. Tetapi TLLI juga tidak pasif dengan hanya menunggu proses pembangunan jalan tol. “Harus ada spirit, kami sudah mengembangkan berbagai paket wisata termasuk senior package (untuk manula), Ujung Kulon & Krakatau package dan lain sebagainya. Kami sama-sama dengan Pemprov Banten, Pemerintah Pusat bekerja untuk pencapaian target jumlah wisatawan terutama mancanegara ke Tanjung Lesung,” Widiasmanto mengatakan kepada Telegraf.

Management TLLI menjual sekitar 10 paket wisata. Tetapi lama kunjungan wisatawan masih relative minim, yakni satu sampai dua hari. Management TLLI sengaja gelar berbagai atraksi seperti tarian ala Hawaii, fun games, BBQ dan lain sebagainya. “Kalau mereka betah, mereka bisa tinggal lebih lama mungkin sampai empat hari. Semakin lama, otomatis tingkat spending (pengeluaran biaya) semakin besar. Kami kolaborasi dengan masyarakat sekitar Pandeglang. Wisatawan bisa terlibat langsung dengan keseharian masyarakat asli Pandeglang.” (S.Liu)

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?