Telegraf – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 guna memastikan keandalan penyaluran gas bumi kepada masyarakat selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.
Satgas tersebut disiapkan untuk menjaga stabilitas operasional jaringan gas serta memastikan layanan energi tetap berjalan optimal di tengah potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur keagamaan.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan pembentukan Satgas RAFI merupakan langkah antisipatif perusahaan dalam menjamin pasokan gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun liquefied natural gas (LNG), tetap aman dan andal bagi seluruh pelanggan.
“Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN untuk memastikan penyaluran gas bumi kepada seluruh pelanggan berjalan aman dan andal di seluruh wilayah operasional,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Jumat (6/3).
Dalam operasionalnya, PGN memperkuat pengawasan jaringan distribusi gas melalui pemantauan real-time, patroli berkala, serta pengawasan tekanan jaringan berbasis sistem supervisory control and data acquisition (SCADA).
Pemantauan operasional juga dilakukan melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN yang memantau kondisi jaringan dan distribusi gas secara terintegrasi di berbagai wilayah layanan.
Selain itu, perusahaan menyiagakan tim penanganan gangguan selama 24 jam untuk merespons secara cepat jika terjadi potensi gangguan operasional, termasuk melalui koordinasi lintas unit dan entitas di lingkungan Subholding Gas Pertamina.
Selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, PGN menyalurkan gas bumi kepada berbagai segmen pelanggan, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, sektor komersial, hingga industri.
Pasokan tersebut juga mencakup lebih dari sembilan pembangkit listrik yang memanfaatkan gas bumi sebagai sumber energi untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
Penyaluran gas PGN didukung oleh infrastruktur yang terdiri dari lebih dari 33.400 kilometer jaringan pipa gas, 13 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), 3 mobile regasification unit (MRU), serta 3 terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.
Di sektor transportasi, PGN juga menyiapkan pasokan bahan bakar gas (BBG) hingga 177.750 liter setara premium (LSP) atau sekitar 8,2 BBTUD untuk memastikan kebutuhan energi kendaraan berbahan bakar gas tetap terpenuhi selama periode mudik Lebaran.
PGN juga mengimbau pelanggan, khususnya rumah tangga, untuk memastikan instalasi gas dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik, sebagai langkah pencegahan potensi risiko.
Masyarakat dapat mengakses informasi maupun bantuan layanan gas bumi melalui Pertamina Contact Center 135 atau kantor area PGN terdekat.