Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Fadli Zon Akan Hadiri Dialog Kebudayaan PWI Pusat di HPN 2026 Banten
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Fadli Zon Akan Hadiri Dialog Kebudayaan PWI Pusat di HPN 2026 Banten

MSN Sabtu, 7 Februari 2026 | 10:08 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
(ka-ki) Nungki Kusumastuti, Yusuf Susilo Hartono, Fadli Zon, Iwhan Gimbal, Abdul Malik MSN, Willy Hangguman
Bagikan

Telegraf – Menteri Kebudayaan Fadli Zon akan tampil sebagai pembicara utama dalam Dialog Kebudayaan AK PWI Pusat di Serang, Banten, Minggu (08/02). Mengangkat tema “Membangun Kebudayaan dari Pinggir (daerah)”.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan hal itu saat menerima Direktur Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, anggota Dewan Juri Nungki Kusumastuti dan Tim Pokja AK PWI Pusat yang terdiri dari Iwhan Gimbal, Willy Hangguman, dan Abdul Malik MSN, di ruang kerja Menteri Kebudayaan, Jumat (06/02)sore. Kehadiran Yusuf mewakili Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, yang berhalangan hadir.

Pentingnya Ruang Kebudayaan

Pada audiensi itu, Fadli Zon mengatakan pentingnya ruang kebudayaan di media massa perlu dihidupkan di daerah-daerah. Sebab kebudayaan adalah harta bangsa yang tidak bakal habis.
“Nikel, batubara akan habis suatu waktu, namun budaya tidak,” tandas Menteri.

Menteri juga memberi apresiasi kepada 10 bupati/wali kota penerima AK PWI 2026 yang telah memberikan perhatian pada pemajuan budaya di daerahnya masing-masing.

Bagi dia peran seorang pemimpin daerah akan menentukan apakah memberi ruang kebudayaan. atau tidak di daerahnya.

Yusuf mengungkapkan bahwa 10 bupati/wali kota itu telah berjuang keras memajukan kebudayaan di daerahnya, kini giliran wartawan dan media lokal untuk mengawalnya.

“Dewan Juri PWI Pusat tidak hanya memberi penilaian berdasarkan proposal yang mereka buat, tetapi juga dipresentasikan di depan Dewan Juri,” papar Yusuf.

Saat presentasi itu, kata Yusuf, terungkap bagaiman perjuangan mereka memajukan budayanya dan segala permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

“Wali Kota Samarinda (Andi Harun), misalnya mengeluhkan makin berkurangnya orang yang menjadi penenun Sarung Samarinda,” papar Yusuf.

Maka, Wali Kota itu saat ini turun tangan memajukan Kampung Tenun di Samarinda.

Bupati Manggarai Hery Nabit, lanjut Yusuf, berjuang membangun rumah adat atau mbaru gendang agar tidak punah. Selama tahun 2025 sebanyak 92 rumah adat dibangun dengan biaya separuh dengan dana pemerintah menyiapkan separuhnya, separuhnya lagi oleh swadaya masyarakat sendiri.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, tutur Yusuf, tidak hanya melestarikan tari kuda lumping, tapi ikut menari, dan melakukan kaderisasi.

“Bu Nungki telah meminta Bupati Temanggung untuk mendata pemain tari kuda lumping, pekerjanya, hingga UMKM yang terlibat saat pertunjukan, dalam rangka melestarikan dan memajukan seni itu,” kata Yusuf.

Menteri Fadli Zon berharap pentingnya peran wartawan budaya untuk meliput aktivitas di daerah.

Menteri sepakat adanya pelatihan penulisan dalam bidang seni budaya seperti seni tari, musik, seni rupa dan sebagainya yang ada dalam Objek Pemajuan Kebudayaan.

“Kita bisa melakukannya secara hibrida untuk wartawan yang ada di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia juga berharap bisa menjalin kerja sama dengan PWI untuk penyiapkan wartawan yang memiliki kompetensi menulis seni dan budaya.

Yusuf mengatakan pada masa lalu Kemendikbud pernah bekerja sama dengan PWI Pusat untuk Sekolah Jurnalisme Kebudayaan.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?