Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pandeglang Beri Banyak Opsi Peningkatan Akses Jakarta – Tanjung Lesung
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Pandeglang Beri Banyak Opsi Peningkatan Akses Jakarta – Tanjung Lesung

Atti K. Kamis, 10 November 2016 | 01:04 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bupati Pandeglang Irna Narulita (Tengeh) menjawab pertanyaan sejumlah awak media di Jakarta, Rabu, (11/10). (Yuan Adriles/Telegraf)
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Pemerintah kabupaten Pandeglang, Banten memberi banyak opsi untuk meningkatkan akses, kemudahan koneksi antara Jakarta – Tanjung Lesung beach resort. Tiga opsi tersebut yakni realisasi pembangunan jalan tol Serang – Panimbang (83,9 km), bandara Banten Selatan, jalan double track, dan lain sebagainya. “Kami mau Pandeglang lebih maju lagi, terutama industri pariwisata. Program pemerintah pusat untuk kemajuan Pandeglang sangat menentukan,” bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan kepada Telegraf.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung diharapkan mendorong kegiatan wisata bahari. Kawasan pesisir menyatu dengan berbagai cluster resor Tanjung Lesung. Misalkan blue fish hotel, vila, sailing club terbentang di tengah hamparan pasir putih bersih dan landai. Tanjung Lesung juga hanya selemparan batu dari Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Selain itu, ada juga taman nasional bawah laut dengan keragaman biotanya. Bahkan gunung anak Krakatau bukan hanya sebagai objek wisata tetapi juga riset, dan kegiatan akademik. KEK parallel dengan pintu masuk ke TNUK, habitat badak bercula satu yang semakin langka di dunia. “Banyak yang bisa kami jual, dan tidak ada di Bali, Bandung. Wisatawan mancanegara, nusantara punya banyak pilihan. Tetapi kalau wisata pantai, Tanjung Lesung yang paling tepat untuk refreshing. Kami akan desain suasana masyarakat perkampungan khas Pandeglang serta kulinernya.”

Di tempat yang sama, salah satu investor Sigit Purnomo yakin bahwa jalan tol Serang – Panimbang sebagai penentu pengembangan wisata Tanjung Lesung ke depan. Selain itu, nilai investasi termasuk land bank akan meningkat kalau jalan tol sudah selesai dibangun. “Jalan tol pasti menentukan. Harga tanah di jalan komplek saja, bukan jalan protocol sudah sempat naik enam kali lipat. Harga tanah (jalan di komplek) dari Rp 500.000 menjadi Rp 3 juta per meter persegi,” Sigit mengatakan kepada Telegraf.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Perhitungan tersebut bukannya berlebihan mengingat psikologi pelayanan pariwisata. Wisatawan terutama dari Jakarta dan beberapa kota besar pasti pergi berekreasi untuk menghilangkan rasa sumpek, sesak. “Orang haus akan wisata. Orang Jakarta sudah sumpek, ditambah lagi macet (perjalanan wisata), pasti pasti semakin tidak nyaman. Minta ampun. Tahun 2019, (proyek jalan tol) dijanjikan selesai. Harga tanah naik, investor bertambah,” kata Sigit yang juga Direktur ARA Group Jakarta

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kab. Pandeglang optimis dengan penyelesaian proyek jalan tol. Rencana pembangunan jalan tol tersebut juga tidak akan terpengaruh oleh gonjang ganjing perpolitikan dalam negeri, terutama jelang Pilkada 2017. “(Proyek jalan tol) sudah masuk perencanaan nasional, pemerintah pusat. kalau ada pergantian pimpinan (Gubernur Banten), proyek jalan tol tetap berlanjut,” Kadis Perhubungan Pandeglang Yahya Gunawan mengatakan kepada Telegraf.

Sebagaimana kader PDIP dan juga incumbent Gubernur Banten, Rano Karno harus bertarung dengan pasangan lain untuk jabatan gubernur mendatang (2017 – 2022). Rano Karno dianggap lemah kemampuan pada komunikasi politik. “Siapapun gubernurnya setelah Pilkada 2017, proyek jalan tol merupakan perintah langsung Presiden Jokowi (Joko Widodo). Proyek ini juga janji Presiden Jokowi sebelum dan setelah beliau terpilih menjadi presiden.” (S.Liu)

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?