Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BNI Catat Laba Bersih Rp15,12 Triliun di Kuartal III 2025
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

BNI Catat Laba Bersih Rp15,12 Triliun di Kuartal III 2025

Atti K. Jumat, 24 Oktober 2025 | 10:49 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berhasil menutup kuartal III 2025 dengan kinerja keuangan yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi global. Transformasi digital yang semakin matang, efisiensi pendanaan, serta penguatan fundamental bisnis menjadi kunci utama ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan bank pelat merah tersebut.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan strategi penguatan portofolio dan efisiensi pendanaan yang disiplin membuat BNI tetap tangguh menghadapi volatilitas global, sekaligus menjaga keseimbangan pertumbuhan di seluruh segmen bisnis.

“Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan BNI untuk tetap adaptif menghadapi tantangan ekonomi, sambil terus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Putrama.

BNI mencatat rasio permodalan yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21,1%, sementara Tier-1 Capital tetap kuat. Likuiditas bank juga berada pada level aman dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 86,9%, Liquidity Coverage Ratio (LCR) 167,4%, dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 142,1%.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL gross) tercatat di level rendah yakni 2,0%, sedangkan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 10,4%. Hal ini mencerminkan keberhasilan BNI menjaga kualitas aset melalui manajemen risiko yang kuat dan strategi ekspansi yang prudent.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan, hingga akhir September 2025, total penyaluran kredit BNI mencapai Rp812,2 triliun, tumbuh 10,5% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini tercatat merata di seluruh segmen bisnis — korporasi, menengah, UMKM, hingga konsumer.

Selain itu, sinergi dengan anak usaha turut memperkuat ekosistem bisnis grup, dengan pertumbuhan kredit usaha grup BNI mencapai 15,3% YoY atau senilai Rp17,4 triliun.

Untuk menjaga ketahanan keuangan, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) BNI mencapai Rp34,7 triliun, dengan NPL coverage ratio sebesar 222,7%.

“Kami menerapkan risk-based provisioning agar ketahanan keuangan tetap terjaga dan kualitas portofolio kredit terus membaik,” tambah Paolo.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudradjat menuturkan, strategi digital transaction banking yang agresif berhasil mendongkrak pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan fee-based income.

Hingga akhir September 2025, DPK BNI tumbuh 21,4% YoY menjadi Rp934,3 triliun, dengan CASA naik 13,3% YoY mencapai Rp613,4 triliun. Peningkatan dana murah ini memperkuat struktur pendanaan sekaligus menekan biaya dana (cost of fund).

Pertumbuhan fee-based income juga mencapai 11% YoY, berkontribusi 30% terhadap total pendapatan komisi. Kinerja ini banyak ditopang oleh akselerasi digital, terutama aplikasi wondr by BNI, yang mencatat lonjakan pengguna dari 2,8 juta (2024) menjadi 10,5 juta pengguna pada September 2025. Nilai transaksi wondr mencapai Rp783 triliun dengan 866 juta transaksi.

Sementara itu, platform BNIdirect untuk korporasi mencatat nilai transaksi Rp8.080 triliun, tumbuh 26,7% YoY dengan volume transaksi naik 14,8%.

“Transformasi digital kami tidak hanya memperluas basis nasabah, tapi juga memperkuat pertumbuhan CASA dan pendapatan komisi yang berkelanjutan,” ujar Abu.

Sebagai pelopor keuangan berkelanjutan, BNI terus menyalurkan pembiayaan hijau dan sosial melalui Sustainability Bond yang diterbitkan untuk mendukung proyek-proyek ramah lingkungan dan pemberdayaan UMKM.

Direktur Risk Management David Pirzada menjelaskan, hingga akhir September 2025, portofolio berkelanjutan BNI mencapai Rp192,4 triliun atau 24% dari total kredit, terdiri dari pembiayaan sosial-ekonomi dan pembiayaan hijau.

“Kami ingin memastikan setiap pembiayaan tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan,” jelas David.

Dengan seluruh strategi tersebut, BNI mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,12 triliun hingga akhir kuartal III 2025. Capaian ini menjadi bukti efektivitas transformasi bisnis, penguatan fundamental, serta tata kelola yang prudent.

“BNI akan terus memperkuat fundamental bisnis, memperluas ekosistem digital, dan menjadi motor penggerak keuangan berkelanjutan di Indonesia,” tutup David.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit
strategi digital marketing 2026
Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search
Waktu Baca 6 Menit
Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?