Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca LPS:Optimisme Konsumen Berpendapatan Rendah Menguat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

LPS:Optimisme Konsumen Berpendapatan Rendah Menguat

Atti K. Senin, 11 Agustus 2025 | 11:47 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit : Lembaga Penjamin Simpanan/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf – Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada Juli 2025 tercatat sebesar 82,2, melemah 1,6 poin dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya Indeks Waktu Menabung (IWM) sebesar 4,7 poin menjadi 90,5, meski Indeks Intensitas Menabung (IIM) naik tipis 1,4 poin ke level 73,8.

Laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan porsi responden yang menyatakan tidak pernah menabung turun dari 26,7% pada Juni menjadi 24,9% di Juli. Pada saat yang sama, responden yang menilai jumlah tabungan lebih kecil dari rencana juga menurun dari 52,5% menjadi 50%.

Namun, jumlah responden yang menilai saat ini adalah waktu tepat untuk menabung menurun dari 28,9% menjadi 26,4%. Ekspektasi bahwa tiga bulan mendatang merupakan waktu yang tepat untuk menabung juga berkurang dari 42,6% menjadi 38,6%.

“Perkembangan ini mencerminkan intensitas dan niat menabung konsumen yang melandai, seiring meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada awal tahun ajaran baru,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono.

Berdasarkan kelompok pendapatan, IMK pada rumah tangga berpendapatan hingga Rp1,5 juta/bulan naik 9,1 poin. Kelompok berpendapatan Rp1,5 juta–Rp3 juta/bulan naik 3,1 poin, sementara kelompok berpendapatan di atas Rp7 juta/bulan masih di atas level 100 meski turun 8,8 poin.

Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) nasional pada Juli 2025 tercatat 96,9 atau turun 2,5 poin dibanding bulan sebelumnya. Meski demikian, IKK kelompok pendapatan terendah meningkat menjadi 100,4, naik 2,3 poin. Penurunan IKK terbesar dialami kelompok pendapatan Rp1,5 juta–Rp3 juta/bulan yang melemah 4,2 poin.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Menurut Seto, pelemahan IKK antara lain dipengaruhi oleh kenaikan harga sembako, biaya pendidikan, harga pupuk yang masih tinggi, serta anomali iklim yang memengaruhi produksi pangan. “Lapangan kerja yang melandai juga menjadi faktor penekan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini,” tuturnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?