Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca APBN April 2025 Catatkan Surplus, Penerimaan Negara Tumbuh Lebih Cepat dari Belanja
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

APBN April 2025 Catatkan Surplus, Penerimaan Negara Tumbuh Lebih Cepat dari Belanja

Atti K. Jumat, 23 Mei 2025 | 15:12 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
AFP Zach Gibson
Bagikan

Telegraf — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April 2025 menunjukkan kinerja yang positif. APBN mencatatkan surplus sebesar Rp4,3 triliun, didorong oleh penerimaan negara yang melampaui kecepatan belanja negara.

Hingga 30 April 2025, pendapatan negara telah mencapai Rp810,5 triliun, atau 27% dari target tahunan. Pendapatan tersebut terdiri dari:

  • Penerimaan perpajakan sebesar Rp557,1 triliun (25,4% dari target Rp2.189,3 triliun),
  • Penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp100 triliun (33,1% dari target Rp301,6 triliun), dan
  • Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp153,3 triliun (29,8% dari target).

Dari sisi belanja, realisasi Belanja Negara sebesar Rp806,2 triliun, setara dengan 22,3% dari total alokasi Rp3.621,3 triliun. Rinciannya:

  • Belanja pemerintah pusat sebesar Rp546,8 triliun (20,2%),
  • Di antaranya belanja K/L Rp253,6 triliun (21,9%)
  • Belanja non-K/L Rp293,1 triliun (19%)
  • Transfer ke daerah sebesar Rp259,4 triliun (28,2%)

Sri Mulyani menegaskan bahwa pendapatan negara tumbuh lebih cepat daripada belanja, dengan realisasi bea dan cukai bahkan telah mencapai lebih dari 33%. “Kita melihat kecepatan dari pendapatan negara sudah mendahului belanja, yang secara total baru berada di sekitar 20–22%,” ungkapnya dalan konfrensi pers di kantornya Jakarta, Jumat, (23/5).

Dari sisi fiskal, keseimbangan primer mencatatkan surplus sebesar Rp173,9 triliun, sementara pembiayaan anggaran telah terealisasi Rp279,2 triliun atau 45,3% dari target Rp616,2 triliun, menandakan strategi front-loading pembiayaan yang agresif di awal tahun.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Sri Mulyani juga mengulas dinamika global yang memengaruhi kinerja fiskal Indonesia. Nilai tukar rupiah sempat menyentuh Rp16.406/USD pasca-Lebaran, sementara rata-rata Januari–April berada di Rp16.460/USD. Di sisi lain, rata-rata harga minyak dunia tercatat USD71,9 per barel, di bawah asumsi APBN sebesar USD82.

Lifting minyak dan gas juga masih di bawah asumsi, yakni 573.900 barel per hari untuk minyak dan 985,7 ribu BOE per hari untuk gas.

Sri Mulyani mengingatkan bahwa ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok turut berpengaruh terhadap outlook global. Meski terdapat upaya diplomasi, tarif tinggi masih diberlakukan, yang menambah tekanan pada proyeksi pertumbuhan global.

“Dengan surplus APBN dan keseimbangan primer yang tetap positif, ini menjadi sinyal bahwa fundamental fiskal kita masih kuat di tengah ketidakpastian global,” ujar Sri Mulyani .

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit
strategi digital marketing 2026
Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search
Waktu Baca 6 Menit
Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?