Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kenalkan Kopi Indonesia, Legacy of Java Diputar di Washington D.C.
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Kenalkan Kopi Indonesia, Legacy of Java Diputar di Washington D.C.

Fajri Setiawan Jumat, 13 September 2024 | 00:47 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Legacy of Java. FILE/Kemenparekraf
Bagikan

TELEGRAF – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan Washington D.C. menggelar pemutaran pratinjau film dokumenter berjudul “Legacy of Java”, yang berfokus pada kopi asal Indonesia. Film ini ditayangkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington D.C., Amerika Serikat, pada 23 Agustus 2024, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan mempromosikan kopi khas Indonesia di pasar internasional.

Atase Perdagangan Washington D.C., Ranitya Kusumadewi, menjelaskan bahwa pemutaran film itu bertujuan untuk memperkuat penjenamaan kopi Indonesia di pasar AS. “Film dokumenter ini menjadi platform yang efektif untuk memperkenalkan kopi Indonesia kepada masyarakat Washington D.C.,” katanya melalui keterangan resminya, Kamis (12/09/2024).

Ranitya menyoroti tingginya konsumsi kopi di Amerika Serikat sebagai peluang besar bagi kopi Indonesia. Rata-rata warga AS minum hampir tiga cangkir kopi setiap hari, menjadikan AS salah satu pasar kopi terbesar di dunia. Indonesia memiliki keunggulan melalui varian kopi yang beragam dengan cita rasa dan kualitas tinggi, yang siap bersaing di pasar global.

“Kami berharap melalui film ini, para pecinta kopi di Washington D.C. dapat memahami lebih dalam proses panjang di balik secangkir kopi Indonesia, dari budidaya hingga siap dinikmati,” jelas Ranitya.

Sutradara film Legacy of Java, Budi Kurniawan, turut hadir dalam acara ini dan menyatakan bahwa film ini merupakan kelanjutan dari film dokumenter sebelumnya, Aroma of Heaven (2014). Legacy of Java menggali lebih dalam hubungan antara manusia, kopi, dan alam, serta mengangkat perjalanan panjang kopi Indonesia yang kaya akan sejarah dan tradisi.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

“Film ini dibuat untuk menggambarkan bagaimana kopi Indonesia diproduksi secara berkelanjutan dan bagaimana kita, sebagai manusia, merawat alam untuk generasi mendatang,” ujar Budi.

Acara pemutaran film itu dihadiri oleh pecinta kopi, penggiat industri kopi, organisasi nirlaba, dan pelaku usaha kopi. Dalam diskusi setelah pemutaran film, Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI), Delima Hasri Azahari, menyampaikan perkembangan terkini industri kopi di Indonesia. Sementara itu, perwakilan dari Orang Utan Coffee memaparkan tentang pentingnya keanekaragaman hayati dalam produksi kopi.

Acara dilanjutkan dengan sesi coffee tasting, di mana peserta dapat mencicipi kopi dari Dua DC Coffee dan The Klasik Beans Cooperative, yang menyajikan kopi organik dari Gunung Puntang, Garut, Jawa Barat. Ranitya Kusumadewi menambahkan bahwa diskusi kopi seperti ini akan menjadi agenda rutin di KBRI Washington D.C., untuk memperluas jejaring dan mempromosikan specialty coffee dari Indonesia.

Konsumsi kopi di AS mencapai 4,2 kilogram per kapita per tahun, menempatkan AS sebagai negara pengonsumsi kopi terbesar ke-25 di dunia. Pada 2023, AS menjadi negara tujuan ekspor kopi terbesar Indonesia, dengan nilai ekspor mencapai USD215,96 juta, yang mewakili 23,20 persen dari total ekspor kopi Indonesia.

Namun, Indonesia masih berada di posisi ke-10 sebagai negara asal impor kopi di AS, dengan tiga negara utama pemasok kopi terbesar adalah Brasil, Kolombia, dan Swiss.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
[Gambar 1] Liburan Nikmat, Budget Hemat_BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025
Lifestyle

Liburan Nikmat, Budget Hemat: BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025

Waktu Baca 6 Menit
PUMA H-Street
LifestyleRilis

Isyana Sarasvati Warnai Peluncuran PUMA H-Street di Seoul dengan Gaya Autentik dan Energi Global

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Dip & Crunch Dari Pizza Hut Hadir di Ramadhan 2025

Waktu Baca 3 Menit
Image : Dok. Debby Lufiasita @lufiasita
Lifestyle

Public Relations & Musik: Bagaimana Debby Lufiasita Membawa Dua Dunia Jadi Satu

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?