Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ganjar Dicurhati Nelayan, Harga Ikan Anjlok Karena Impor Dari China
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Ganjar Dicurhati Nelayan, Harga Ikan Anjlok Karena Impor Dari China

Didik Fitrianto Selasa, 16 Januari 2024 | 16:27 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ganjar ketika bertemu dengan ribuan nelayan di Pantai Wonokerto Pekalongan, Selasa (16/01/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Calon presiden 2024 nomor urut 03, Ganjar Pranowo terkejut mendengar laporan para nelayan di Pekalongan. Ganjar tak menyangka, Indonesia sebagai salah satu negara dengan luas laut terbesar di dunia masih mengimpor ikan dari negara lain.

Informasi tersebut diketahui Ganjar ketika bertemu dengan ribuan nelayan di Pantai Wonokerto Pekalongan, Selasa (16/01/2024). Dalam diskusi itu, seorang nelayan bernama Kastolani mengungkapkan bahwa harga ikan turun karena adanya impor ikan.

“Harga ikan sekarang turun Pak. Itu karena adanya impor ikan dari Tiongkok. Tolong Pak, impor ikan dihentikan,” ucap Kastolani.

Kastolani mengatakan, murahnya harga ikan akibat impor membuat para nelayan terus merugi. Ongkos melaut yang tinggi, namun harga ikan murah menyebabkan nelayan tak mampu memenuhi kebutuhan.

“Tolong Pak. Impor dihentikan karena ikan kita melimpah,” ucapnya.

Ganjar mengaku terkejut dengan informasi itu. Dengan luas wilayah laut Indonesia dan potensi ikan di dalamnya, ternyata Indonesia masih mengimpor ikan.

“Masa sih impor? kita kan lautnya luas, ikan kita juga banyak lho,” ucapnya.

Ganjar bahkan mengaku sempat berkeliling ke sejumlah negara dan melihat ikan Indonesia dikonsumsi masyarakat di sana.

“Saya pernah ke Fujian dan mereka ambil ikan dari Indonesia. Makanya saya heran kalau ada impor. Maka saya akan cek dulu terkait hal itu. Kalau benar, ini sangat menyedihkan,” tegasnya.

Baca Juga :  DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Dalam acara itu, Ganjar juga berdiskusi banyak hal dengan nelayan. Kepada Ganjar, para nelayan mengeluhkan terkait BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.

Ada juga petani tambak yang berharap mendapatakan bantuan alat produksi pakan ikan agar nelayan tak kesulitan membeli pakan yang mahal.

“Soal BBM betul, maka kami menilai pentingnya ada SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan). Dan sekali lagi data penerima subsidi harus benar. Maka ini harus disalurkan secara tertutup, agar bantuan tepat sasaran,” ucapnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?