Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Petani Tebu Jatim Ngadu ke Ganjar: Pak, Pabrik Tebu Negara Banyak ‘Tikusnya’
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Petani Tebu Jatim Ngadu ke Ganjar: Pak, Pabrik Tebu Negara Banyak ‘Tikusnya’

Didik Fitrianto Jumat, 12 Januari 2024 | 13:24 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Ratusan petani tebu Nganjuk berkumpul di lapangan Klinter, Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Jumat (12/01/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Ratusan petani tebu Nganjuk berkumpul di lapangan Klinter, Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Jumat (12/01/2024). Bukan untuk panen tebu bersama, mereka berduyun-duyun ke lokasi itu untuk menyambut kedatangan Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Ganjar yang hari ini berkunjung ke Jatim menyempatkan datang menemui para petani tebu di Nganjuk. Selain untuk silaturahmi, Ganjar juga ingin belanja masalah dan mendengarkan curhatan langsung dari para petani tebu.

Ganjar tiba di lokasi yang juga dekat dengan perkebunan tebu itu sekitar pulul 10.30 WIB. Ia langsung disambut antusias para petani. Ganjar kemudian diajak ke dalam perkebunan dan melakukan pemupukan tebu bersama petani di sana.

Kedatangan Ganjar itu tak disia-siakan para petani tebu. Ibarat panas setahun ketimpa hujan sehari, mereka memanfaatkan moment langka itu dan saling berebut wadul ke Ganjar terkait masalah yang banyak dialami para petani.

“Pak, tolong soal pupuk pak. Sulit sekali mendapatkan pupuk. Sekarang panen kita kurang bagus karena pupuknya memang tidak cukup,” kata Sukamto (45), salah satu petani.

Selain soal pupuk, Sukamto juga mengeluhkan terkait bibit unggul yang saat ini sudah tidak ada. Bibit tebu saat ini hanya bisa dipanen dua atau tiga kali, padahal dulu ia mengatakan panen bisa sampai 12 kali.

“Satu lagi pak, kami selama ini lebih memilih jual tebu di pabrik gula swasta. Karena lebih mudah dan harganya lebih baik. Di pabrik tebu milik negara itu sulit pak, selain itu banyak ‘tikusnya’. Tikus berdasi pak,” tegas M Yahya, ketua asosiasi petani tebu rakyat.

Yahya juga mendesak Ganjar jika ia menjadi presiden untuk menghitung betul kebutuhan gula tanah air dan stok yang ada dari petani. Sebab saat ini, dalih kebutuhan kekurangan stok gula, impor dilakukan besar-besaran sehingga harga tebu rakyat turun drastis.

Ganjar dengan cermat mendengar satu persatu keluhan petani tebu itu. Ia mengatakan, harus ada perbaikan baik soal regulasi maupun penegakan hukum untuk mengatasi problem petani.

“Petani tebu itu jadi salah satu perhatian kami. Banyak problem yang mesti diatasi, mulai benih, pupuk, pabrik gulanya, permodalan dan lainnya. Kami catat satu persatu dan ke depan akan kami jadikan kebijakan sesuai apa yang mereka keluhkan,” ucapnya.

Selain itu lanjut dia, yang menjadi perhatian adalah kritik petani tebu pada pabrik gula milik negara. Selain teknologi kalah dengan swasta, para petani menyebut banyak praktik korupsi yang ada di sana.

“Mereka menyebutnya tikus ndase ireng. Lagi-lagi soal korupsi, tidak transparan dan pelayanan buruk masih terjadi. Ini jadi perhatian kami untuk kita selesaikan. Sikat korupsi,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?