Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Menginap di Rumah Guru Honorer, Ganjar: Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas Negara
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Menginap di Rumah Guru Honorer, Ganjar: Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas Negara

Didik Fitrianto Senin, 25 Desember 2023 | 08:53 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga di sela safarinya ke sejumlah daerah di Indonesia. Kali ini, Ganjar menginap di rumah Candra Febriyanti, seorang guru honorer di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Sragen, Minggu (25/12/2023). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga di sela safarinya ke sejumlah daerah di Indonesia. Kali ini, Capres nomor urut 3 itu menginap di rumah Candra Febriyanti, seorang guru honorer di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Sragen, Minggu (25/12/2023).

Kebiasaan bermalam di rumah warga memang sudah dilakukan Ganjar sejak menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Selain sikap merakyat, Ganjar ingin menyerap aspirasi warga secara langsung.

Seperti halnya Candra Febriyanti yang menceritakan nasibnya sebagai guru honorer di SDN Karangmalang, Kecamatan Masaran.

Febri sudah lima tahun mengabdi menjadi guru agama dan hanya bergaji Rp 300 ribu per bulan. Angka yang masih jauh dari harapannya sebagai pendidik.

“Saya itu guru hinorer di SD, dan sempat ikut seleksi PPPK tapi tidak lolos. Gajinya tidak cukup buat beli bensin,” kata Febri kepada Ganjar.

Menurutnya, seleksi PPPK tidak memprioritaskan guru yang telah lama mengabdikan diri untuk mengajar.

“Yang sudah lama mengabdi kalah sama yang baru. Kami ingin ada prioritas kepada yang sudah lama mengabdi,” paparnya.

Sementara, Ganjar Pranowo mengaku selalu mendapat aspirasi saat bertemu langsung dengan warga, salah satunya saat menginap di rumah warga.

“Soal honorer tadi karena tidak lolos seleksi PPPK. Tapi kesejahteraan guru memang harus diperhatikan,” ujarnya.

Ganjar menegaskan bahwa salah satu prioritas Ganjar-Mahfud adalah kesejahteraan guru. Ganjar akan menaikkan gaji guru minimal setara UMK. Kebijakan ini ditetapkan Ganjar pada guru honorer SMA/SMK/SLB yang jadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Dulu guru honorer SMA juga kecil, ketika saya jadi gubernur dan kewenangan ditarik ke provinsi, gaji saya setarakan UMK. Sekarang PR nya honorer SD SMP, harus kita setarakan juga agar lebih sejahtera,” kata Ganjar.

Bahkan Ganjar berangan-angan gaji guru seharusnya minimal Rp 10 juta.

“Kalau gaji guru tinggi, lulusan terbaik akan berlomba jadi guru dan kualitas pendidikan kita akan semakin meningkat,” tegasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?