Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pilih Pemimpin Berkualitas, Gemini Club Ajak Anak Muda Berperan Aktif di Dunia Politik
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Pilih Pemimpin Berkualitas, Gemini Club Ajak Anak Muda Berperan Aktif di Dunia Politik

A. Chandra S. Rabu, 20 Desember 2023 | 00:33 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Sekjen dan inisiator Gerakan Menangkan Indonesia (Gemini) Club Koeshondo W. Widjojo (tengah) bersama para rekan alumni Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Sekjen dan inisiator Gerakan Menangkan Indonesia (Gemini) Club Koeshondo W. Widjojo mendorong para milenial dan gen Z serta kalangan muda untuk sadar dan aware dengan ikut terjun ke dunia politik, baik dalam politik edukasi atau politik profesional dalam tataran praksis, bukan justru menjauhinya, hal itu dikemukakan untuk menjawab tantangan politik nasional maupun global, untuk ikut berperan serta secara aktif membawa Indonesia menjadi lebih baik di masa mendatang.

“Anak muda itu sudah saatnya melek politik, bukan malah menjauhi dan mengabaikannya, jangan berpikir bahwa dunia politik itu tidak asik, politik itu sangat menarik, banyak seninya, walaupun kadang masih banyak yang terlihat berperan adalah para generasi tua, sebenarnya anak muda itu mempunyai idealisme yang tinggi, mereka sesungguhnya ingin Indonesia menjadi lebih baik dan maju, karena semua menyangkut masa depan mereka juga,”  kata Wiwid sapaan akrabnya, Selasa (19/12/2023).

Karena itu menurut Wiwid, anak muda harus ikut berpolitik agar dapat menyalurkan idealisme dan merumuskan berbagai kebijakan publik yang lebih baik bagi masyarakat luas dan masa depannya.

“Kalangan muda menjadi eksponen penting dalam peningkatan kualitas mutu politik di Tanah Air. Sayangnya, antusiasme generasi muda untuk mengikuti isu-isu politik masih rendah. Partai politik maupun tim sukses capres-cawapres diharapkan mengambil peran anak muda secara serius dengan memberikan ruang yang cukup untuk mendongkrak keterlibatan anak muda demi membangun paradigma baru dunia politik yang mencerdaskan dan penuh suka cita,” ungkapnya.

Generasi muda merupakan garda depan dalam menyongsong masa depan bangsa yang cerah. Bukan hanya sosok-sosok di pemerintahan maupun parlemen, publik luas juga diharapkan mampu memahami persoalan-persoalan negeri demi menghadirkan dialektika politik yang konstruktif dan partisipatif.

Dari sisi populasi, setidaknya 4 dari 10 penduduk di Indonesia adalah generasi muda. Kurang lebih pada 2022, ada sebanyak 17,1 persen merupakan penduduk berusia 15 hingga 24 tahun, 8 persen merupakan penduduk berusia 25 hingga 29 tahun, dan 16 persen merupakan penduduk berusia 30 hingga 39 tahun. Tiga kelompok usia pertama lazim disebut dengan gen Z, sementara kelompok kedua disebut sebagai gen Y dan kelompok ketiga sebagai milenial.

“Dahulu jaman sebelum Indonesia merdeka, para politisi justru banyak di dominasi oleh peran anak muda, contohnya Bung Karno yang sejak belia sudah terjun dan mengasah kemampuan politiknya, hingga akhirnya menjadi seorang proklamator bangsa. Saya harap semakin kesini justru akan semakin banyak lagi anak muda yang idealis, berintegritas, dan berkomitmen membangun kemampuan politiknya dari bawah agar menjadi matang, tentu tujuannya melayani publik dan terjun ke dunia politik profesional,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Dengan begitu, ia berharap politik Indonesia di masa depan akan diisi oleh anak-anak muda yang berbakat dan cakap, yang matang pengetahuan politiknya karena benar-benar diasah dari bawah, benar-benar bisa bekerja keras untuk melayani rakyat, bukan pihak-pihak pelaku politik pragmatis saja, yang hanya menginginkan jabatan, kekayaan, dan kekuasaan dalam orientasi politiknya.

Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut juga menyatakan bahwa peran kaum muda sangat penting untuk menjaga, melindungi, dan mengarahkan demokrasi Indonesia di masa depan agar tidak acak-acakan seperti sekarang ini.

“Anak muda lebih jujur bertindak dengan memegang idealismenya, peran mereka sangat krusial karena arah implementasi demokrasi Indonesia di masa depan ada di tangan mereka,” bebernya.

Oleh karena itu menurut Wiwid, sangat penting bagi anak muda melek seluasnya tentang isu-isu politik, agar cakrawala berpikir mereka juga terbuka soal bagaimana demokrasi di Indonesia ini berjalan. Dengan memiliki konsep politik konstruktif dan berkemajuan, dan dengan pola pikir yang demokratis hal tersebut sesuai dengan apa yang sudah dicita-citakan oleh para pendahulu dan para pendiri bangsa agar bisa mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dia mengatakan dalam perjuangan sekarang ini, sudah saatnya anak muda berperan aktif sebagai suksesi di alam perpolitikan nasional yang semakin sangat cair.

“Ayo anak muda Indonesia, sudah saatnya untuk ikut dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia, agar demokrasi yang sehat tetap terjaga dan dapat benar-benar terwujud, tentunya sekarang ini tahun politik, jadi anak muda harus bisa ikut serta dalam pesta demokrasi yang sesungguhnya dengan ikut memilih pemimpin bangsa yang berkualitas dan sudah teruji track recordnya di dunia politik, punya skill dan kapasitas memimpin negara dengan baik dan mumpuni, tidak hanya yang sekedar menjual janji dan kata-kata, juga bukan pemimpin yang dilahirkan dengan dikarbit atau direct dari jalur kekuasaan,” tandasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Politika

PSI Buka Suara Terkait Peresmian Bandara di Morowali Oleh Jokowi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?