Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ancaman Keamanan Cloud: Menyoroti Risiko dan Tantangan yang Diungkap oleh Palo Alto Networks
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Ancaman Keamanan Cloud: Menyoroti Risiko dan Tantangan yang Diungkap oleh Palo Alto Networks

Idris Daulat Rabu, 17 Mei 2023 | 12:56 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Palo Alto Networks: Organisasi Memerlukan Waktu Rata-rata Enam Hari untuk Mengatasi Peringatan Keamanan
Bagikan

Telegraf – Palo Alto Networks, pemimpin keamanan siber global, mengungkapkan laporan terbarunya, Laporan Ancaman Cloud Unit 42, Volume 7. Laporan ini mengungkapkan temuan mengejutkan tentang praktik keamanan yang keliru yang masih umum terjadi dalam lingkungan cloud. Ancaman-ancaman ini menjadi celah bagi aktivitas jahat yang mengintai.

Melalui analisis lebih dari 1.300 organisasi dan 210.000 akun cloud di berbagai Penyedia Layanan Cloud (CSP) terkemuka, Unit 42 berhasil mengidentifikasi beberapa masalah kritis dalam keamanan cloud. Dalam era migrasi cloud yang terus berkembang pesat, dengan perkiraan nilai pasar mencapai $830 miliar pada tahun 2025, para pelaku ancaman semakin berupaya mengeksploitasi celah-celah ini. Mereka memanfaatkan kesalahan konfigurasi, kredensial yang lemah, kurangnya autentikasi, kerentanan yang belum ditangani, dan bahaya dari paket perangkat lunak open source.

Figure 1. The range of time, in days, organizations take to resolve security alerts. Forty percent of organizations resolve their security alerts within four days.
Figure 1. The range of time, in days, organizations take to resolve security alerts. Forty percent of organizations resolve their security alerts within four days.

Temuan-temuan utama yang terungkap dalam laporan ini antara lain:

  • Tim keamanan memerlukan waktu rata-rata enam hari (145 jam) untuk menyelesaikan peringatan keamanan, sementara 60% organisasi membutuhkan lebih dari empat hari untuk menangani masalah keamanan.
  • 80% peringatan keamanan dipicu oleh hanya 5% aturan keamanan yang digunakan dalam sebagian besar lingkungan cloud organisasi.
  • 63% dari basis kode dalam produksi memiliki kerentanan yang dianggap tinggi atau kritis berdasarkan Sistem Penilaian Kerentanan Umum (CVSS ≥ 7.0).
  • 76% organisasi tidak menerapkan Autentikasi Multifaktor (MFA) untuk pengguna konsol, dan 58% tidak memberlakukan MFA untuk pengguna root/admin.
  • Data sensitif, seperti informasi pribadi yang dapat diidentifikasi, catatan keuangan, atau kekayaan intelektual, berada dalam 66% wadah penyimpanan dan 63% wadah penyimpanan yang terekspos ke publik.
  • Sebesar 51% basis kode bergantung pada lebih dari 100 paket open source, namun pengembang hanya mengimpor sekitar 23% paket tersebut secara langsung.
Baca Juga :  Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak
Figure 2. The number of vulnerabilities in CNCF projects categorized by language.
Figure 2. The number of vulnerabilities in CNCF projects categorized by language.

Dalam menghadapi tantangan ini, organisasi perlu mewaspadai permukaan serangan cloud yang semakin meluas. Pelaku ancaman terus mencari cara-cara baru untuk menyasar miskonfigurasi infrastruktur cloud, antarmuka pemrograman aplikasi (API), dan rantai pasokan perangkat lunak. Steven Scheurmann, Wakil Presiden Regional, ASEAN, di Palo Alto Networks, menekankan perlunya menerapkan langkah-langkah keamanan yang efektif dalam lingkungan cloud, seperti pendekatan Zero Trust. Dengan mengadopsi pendekatan ini, organisasi dapat mengidentifikasi dan menetralisir ancaman secara real-time.

“Dalam era penggunaan cloud yang semakin meningkat di Indonesia dan di seluruh dunia, para pelaku ancaman akan memanfaatkan setiap celah dan kerentanan yang ada untuk menyerang organisasi. Waktu yang dibutuhkan untuk menangani peringatan keamanan yang cukup panjang (145 jam) memberi kesempatan bagi para pelaku ancaman untuk melancarkan serangan massal. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi ancaman ini sejak awal dengan menghilangkan kepercayaan implisit dan terus memverifikasi akses di setiap tahap untuk mengurangi dampak ancaman,” ungkap Steven.

Palo Alto Networks, dengan keahlian dan teknologi terdepannya, siap membantu organisasi menjaga keamanan dan melindungi data penting mereka dalam lingkungan cloud yang semakin kompleks dan berisiko.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Technology

Hadapi Ancaman Siber, Elemen Bangsa Didorong Perkuat Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bijak Memanfaatkan Ruang Digital Tanpa Judi Online

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Atitude Bijak di Dunia Digital Online dan Menjauhi Judi

Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
Technology

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit
Technology

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perbaikan BTS Dikebut Dorong Komunikasi Wilayah Bencana Pulih

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Usai Ledakan SMAN 72, Akses Game Online Akan Dibatasi Oleh Pemerintah?

Waktu Baca 5 Menit
Laptop Pertama Polytron
Technology

Polytron Umumkan Peluncuran Laptop Perdana 5 Agustus 2025

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?