Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Meksiko Protes PBB Soal Kegagalan Pengiriman Vaksin Covid-19
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Meksiko Protes PBB Soal Kegagalan Pengiriman Vaksin Covid-19

Fajri Setiawan Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:31 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Ilustrasi Vaksin. PIXABAY
Photo Credit: Ilustrasi Vaksin. PIXABAY
Bagikan

Telegraf – Meksiko akan mengajukan protes kepada PBB atas kegagalan mereka mengirimkan vaksin Covid-19 yang pemerintah beli melalui program yang didukung WHO, demikian ditegaskan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador pada Senin.

Lopez Obrador mengatakan bahwa Meksiko berutang 75 juta dolar AS untuk dapat membeli vaksin Covid-19 yang dimaksudkan untuk dipasok melalui Covax, sebuah badan inisiatif global yang didirikan WHO selama pandemi untuk membantu mendistribusikan vaksin secara adil di seluruh dunia.

“Kami akan mengajukan komplain karena mereka belum mengirim vaksin dari badan yang didirikan PBB,” kata Presiden Obrador dalam sebuah konferensi pers, mengatakan bahwa Meksiko telah membayar vaksin tersebut di awal sekitar setahun lalu.

“Kami telah mencoba mencapai kesepakatan, kami sudah toleran karena kami berurusan dengan badan internasional,” kata dia menambahkan.

Meksiko memesan lebih dari 51,5 juta dosis melalui Covax. Namun, menurut situs Web PBB yang melacak pengiriman vaksin, negara itu sejauh ini baru menerima 24,6 juta dosis.

Negara-negara kaya mengambil sebagian besar distribusi awal untuk memvaksin warga mereka sendiri terlebih dahulu sehingga memicu banyak komplain dari banyak negara, termasuk Meksiko, karena distribusi yang tidak adil.

Lopez Obrador pada awal tahun ini mengatakan bahwa kegagalan pengiriman vaksin tersebut telah menghambat kemampuan Meksiko untuk memvaksin anak-anak di sana untuk melindungi mereka dari Covid-19.

Baca Juga :  AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Sejumlah pakar mengatakan distribusi yang lebih lambat dapat memungkinkan virus corona bermutasi lagi dan berpotensi menciptakan varian baru.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Internasional

Tandatangani Piagam Board of Peace, Prabowo Implementasikan Solusi Dua Negara

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?