Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi: Hilirisasi Industri Keberanian Mentransformasi Ekonomi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Jokowi: Hilirisasi Industri Keberanian Mentransformasi Ekonomi

Muhamad Nurabain Sabtu, 12 Maret 2022 | 03:18 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin masyarakat Indonesia akan menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk buatan dalam negeri. FILE/BPMI/Lukas
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin masyarakat Indonesia akan menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk buatan dalam negeri. FILE/BPMI/Lukas
Bagikan

Telegraf – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, keberanian Indonesia dalam melakukan hilirisasi industri pada seluruh sumber daya alam (SDA) yang dimiliki, sebagai wujud dari transformasi ekonomi yang gencar dilakukan dalam waktu dekat.

Maksud dari hilirisasi industri adalah melakukan ekpor barang dalam bentuk setengah jadi atau jadi, dan menghentikan ekspor bahan mentah.

“Dalam posisi seperti itu, keberanian mentransformasi ekonomi akan memberikan manfaat dan memberikan peluang jangka panjang kita menjadi lebih baik,” katanya saat menghadiri Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) ke-46, Jumat (11/03/2022).

Menurutnya, dengan melakukan hilirisasi industri itu, Indonesia akan mendapatkan nilai tambah yang melimpah dari beraneka SDA yang diekspor. Dampaknya, akan berkontribusi besar dalam pemasukan negara ke depan.

Terbukti, semenjak 2020, pemerintah telah melakukan hilirisasi industri mulai dari SDA nikel. Dengan cara mengekspor barang jadi atau setengah jadi dari setiap komoditas nikel memiliki hasil yang menggembirakan.

Sektor ekspor SDA nikel memberikan kontribusi yang besar terhadap pemasukan negara. Kini, sektor itu mampu menyumbang sebesar Rp300 triliun, yang sebelumnya hanya mencapai di kisaran Rp15 triliun.

“Pada 2021, kemarin ekspor bentuk setengah jadi dan jadi melonjak menjadi USD20,8 miliar. Artinya dari Rp15 triliun melompat kepada kurang lebih Rp300 triliun,” ungkapnya.

Ke depan, Indonesia berpeluang memproduksi barang seperti lithium battery, iVi battery, kendaraan listrik, sodium-ion, dan semikonduktor. Mengingat, produk-produk itu, dibuat dengan bahan dasar utamanya adalah nikel.

Baca Juga :  Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

“Semuanya akan diproduksi di dalam negeri karena bahan bakunya kita setop keluar,” imbuhnya.

Berhasilnya hilirisasi industri pada SDA itu, nantinya akan diikuti oleh SDA komoditas lain yakni bauksit, tembaga, timah, emas, komoditas perkebunan dan, pertanian.

“Satu persatu kita memiliki keberanian untuk bilang setop ekspor bahan mentah,” imbuhnya.

Diakui Jokowi, konsekuensi dari keberanian hilirisasi industri itu, memang membuat Indonesia digugat oleh sejumlah negara. Pihak pemerintah pun tidak gentar terhadap upaya gugatan yang dilakukan oleh negara itu.

Sebab, memulai era hilirisasi industri di tanah air memang sangat dibutuhkan keberanian yang besar menghadapi semua tantangan yang datang baik dari dalam maupun luar. Jadi, konsekuensi apapun akan ditempuh demi mewujudkan hal itu.

“Enggak apa-apa digugatin terus, belum tentu kita kalah, tapi belum tentu juga kita menang. Tapi keberanian itu harus kita lakukan,” tambahnya.

Menurut Jokowi, semua proses itu harus dijalani oleh pemerintah dalam beberapa waktu ke depan. Dengan demikian, akan melegitimasi langkah-langkah yang diambil terkait dengan hilirisasi industri adalah upaya yang tepat.

“Kita enggak pernah mencoba, kita enggak akan tahu kita menang atau kalah, kita benar atau enggak benar. Tapi yang ini benar, setop itu benar,” pungkasnya.

Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin masyarakat Indonesia akan menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk buatan dalam negeri. FILE/BPMI/Lukas
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit
Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Waktu Baca 4 Menit
Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru

Waktu Baca 10 Menit

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?