Telegraf – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memuncaki daftar tokoh yang berpotensi maju sebagai calon presiden (capres) dengan elektabilitas tertinggi. Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyusul pada peringkat kedua dan ketiga.
“23,6 persen memilih Prabowo Subianto. Lalu, 13,7 persen menjawab Anies Baswedan, disusul Ganjar Pranowo di 13,4 persen,” kata Direktur Eksekutif Indonesian Public Review (IPC) Putro Mas Gunawan, Selasa (14/12/2021).
Sementara, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dipilih 10,1 persen, diikuti oleh Sandiaga Uno dengan 9,2 persen pemilih.
Temuan survei selanjutnya terkait usia. Sebagian besar publik tidak menjadi usia sebagai pertimbangan utama dalam menentukan pilihannya terhadap seorang capres. Sebanyak 68,9 persen responden menjawab tidak menjadi pertimbangan. Hanya 23,3 persen menjawab iya.
Hal menarik, kata Putro, Ketua DPR Puan Maharani mengalami peningkatan elektabilitas ke 3,9 persen melewati Menteri Sosial Tri Rismaharini yang hanya mendapatkan 2,9 persen pemilih.
“Yang mengejutkan lagi Puan dan Sri Mulyani naik elektabilitasnya berada di atas Tri Rismaharini,” ungkapnya.
Survei IPC tersebut dilakukan mulai dari 25 November hingga 5 Desember 2021. Total responden yang dilibatkan mencapai 1.230 responden yang tersebar di 34 provinsi. Pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan teknik sampel multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Photo Credit: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Munzir