Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Melalui Strategi Ini Pemerintah Berusaha Pulihkan Perekonomian
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Melalui Strategi Ini Pemerintah Berusaha Pulihkan Perekonomian

Fajri Setiawan Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:19 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Seorang pekerja menunjukkan biji kopi arabika mentah siap diolah di pabrik Kopi Aroma, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/2). Kementerian Perindustrian menargetkan untuk menaikkan konsumsi kopi di Indonesia periode 2014-2015 menjadi 1,3 Kg/kapita pertahun yang sebelumnya hanya 1,1 kg/kapita pertahun padahal Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke tiga dunia. ANTARA/Novrian Arbi
Bagikan

Telegraf – Digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk dalam strategi besar ekonomi yang akan dilakukan pemerintah. Supaya, pemulihan perekonomian dalam negeri dapat segera pulih seperti sedia kala.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, seluruh jajarannya kini berupaya optimal mengalihkan kegiatan para pelaku UMKM ke ruang digital. Sehingga, para pelaku UMKM dapat melakukan kegiatan dagangnya secara daring melalui aplikasi-aplikasi yang ada saat ini.

“Usaha keras kita semuanya bersama-sama membuat pelaku UMKM masuk ke e-commerce,” kata Jokowi ketika membuka secara resmi acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang dilakukan secara virtual pada Kamis (26/8/2021).

Saat ini, terdapat sekitar 15,5 juta dari total 60 juta pelaku UMKM yang telah beralih melakukan kegiatan perdagangannya menggunakan ruang digital. Ditargetkan, sisanya dapat segera beralih menggunakan ruang digital dalam setiap kegiatannya.

“Terus akan kita dorong, karena kita memiliki kurang lebih 60 juta UMKM. Semuanya akan kita dorong agar masuk ke platform digital,” tuturnya.

Dukungan yang diberikan pemerintah, lanjut Presiden, juga mencakup upaya dalam mendorong produk pelaku UMKM dalam menjangkau pasar nasional dan global. Dengan begitu, beralihnya digital pelaku UMKM dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan pelaku usaha tersebut.

“Kita dorong masuk ke platform digital baik yang berada di daerah, nasional maupun agar bisa juga masuk ke platform global,” paparnya.

Selain itu, strategi besar pemerintah dalam pemulihan ekonomi akan dilakukan pada hilirisasi industri. Artinya, pemerintah saat ini menghentikan ekpor bahan mentah dalam bentuk apapun. Seperti nikel yang telah resmi dilakukan pada tahun ini.

Bahan tersebut, lanjut dia, harus terlebih dahulu diolah menjadi bahan setengah jadi atau menjadi bahan jadi. Sehingga, ada nilai tambah yang dihasilkan menjadi lebih besar daripada hanya dijual dalam bentuk mentah saja.

Baca Juga :  OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

“Kita mulai stop ekspor bahan mentah seperti nikel, karena semuanya harus dihilirisasi dan hasilnya mulai kelihatan saat ini,” imbuhnya.

Ke depan, pemerintah akan melakukan hilirisasi industri pada sumber daya alam seperti tembaga, emas, sawit dan turunan-turunan yang lainnya. Agar, harga yang didapatkan oleh pemerintah ketika ekspor akan menjadi lebih mahal.

“Sebanyak mungkin turunan-turunan dari bahan-bahan mentah itu bisa menjadi barang minimal setengah, jadi syukur-syukur bisa menjadi barang jadi,” jelas Jokowi.

Strategi besar yang terakhir, adalah pemerintah harus mulai masuk dalam industri hijau. Maksudnya, fokus terhadap produk yang dapat menjadi energi baru atau terbarukan.

Menurutnya, potensi dalam menyelenggarakan industri hijau merupakan masa depan dalam perkembangan industri di masa mendatang. Sehingga, dapat menjadi kekuatan besar dalam menyokong perekonomian bangsa.

Pentingnya hal itu, maka pemerintah dalam waktu dekat akan segera memulai membangun industri hijau.

“Kita memiliki kesempatan yang besar dalam hal ini oleh sebab itu kita akan memulai mungkin Oktober 2021 nanti kita akan bangun yang namanya Green industry,” pungkasnya.


Photo Credit: Seorang pekerja menunjukkan biji kopi arabika mentah siap diolah di pabrik Kopi Aroma, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/2). Kementerian Perindustrian menargetkan untuk menaikkan konsumsi kopi di Indonesia periode 2014-2015 menjadi 1,3 Kg/kapita pertahun yang sebelumnya hanya 1,1 kg/kapita pertahun padahal Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke tiga dunia. ANTARA/Novrian Arbi

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?