Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tes Covid-19 Acak Diminta Tetap Dilanjutkan di KRL
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Tes Covid-19 Acak Diminta Tetap Dilanjutkan di KRL

Aris Maulana Selasa, 29 Juni 2021 | 10:26 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Penumpang KRL Jabodetabek diprediksi meningkat mencapai 400-500 ribu orang per hari. Sementara, kasus Covid-19 terus bertambah. ANTARA
Photo Credit: Penumpang KRL Jabodetabek diprediksi meningkat mencapai 400-500 ribu orang per hari. Sementara, kasus Covid-19 terus bertambah. ANTARA
Bagikan

Telegraf – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter melanjutkan tes Covid-19 secara acak terhadap calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek. Tujuannya guna mencegah penularan Covid di KRL.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada penumpang KRL bahwa yang menaiki KRL adalah mereka yang benar-benar dalam kondisi sehat di tengah peningkatan kasus covid-19,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (29/06/2021).

Sebelumnya, KAI Commuter telah melakukan tes Covid-19 secara acak pada enam stasiun pada periode 21 Juni hingga 27 Juni 2021. Test Covid-19 acak dilakukan pada penumpang di Stasiun Manggarai, Tanah Abang, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Cikarang.

Tercatat, sekitar 912 calon penumpang KRL telah mengikuti tes Covid-19 secara acak menggunakan rapid antigen. Upaya ini dilakukan lantaran penumpang KRL Jabodetabek meningkat mencapai 400-500 ribu orang per hari. Sementara, kasus Covid-19 terus bertambah.

“Walaupun dalam minggu kemarin dilaporkan telah terjadi penurunan jumlah penumpang KRL per harinya menjadi sekitar 126 ribu penumpang per hari. Sebagai upaya antisipasi, Pak Menhub telah menginstruksikan untuk tetap dilanjutkan tes secara acak,” imbuhnya.

Selain tes Covid-19 acak di KRL, Adita mengungkapkan Kemenhub telah melakukan sejumlah inisiatif untuk mengendalikan penularan covid pada transportasi umum tersebut. Misalnya membatasi jumlah penumpang KRL sebanyak 74 orang per gerbong kereta, mengatur jarak antrian penumpang yang akan masuk ke stasiun dan naik ke kereta.

Selanjutnya, mereka juga mengumumkan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak bicara di dalam kereta, dan memakai baju lengan panjang.

Pengumuman dilakukan di stasiun, maupun di dalam KRL melalui berbagai media yang tersedia. Selain itu, Kemenhub menyediakan bus sebagai alternatif angkutan untuk mencegah kepadatan penumpang KRL.

Berdasarkan data Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, sebanyak sepuluh bus telah disediakan di dua stasiun KRL yaitu Stasiun Bogor sebanyak enam bus dan Stasiun Cikarang sebanyak empat bus.

Rute bus tersebut melalui Stasiun Bogor, yaitu Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, Stasiun Manggarai dan Stasiun Tebet. Sedangkan rute dari Stasiun Cikarang yaitu Stasiun Manggarai dan Stasiun Sudirman.

“Kami terus mengingatkan kepada masyarakat yang masih beraktivitas menggunakan transportasi umum agar selalu disiplin menjaga protokol kesehatan dan diimbau menggunakan masker dobel yaitu masker medis yang dilapisi dengan masker kain sebagaimana imbauan dari Satgas Covid-19,” pungkasnya.


Photo Credit: Penumpang KRL Jabodetabek diprediksi meningkat mencapai 400-500 ribu orang per hari. Sementara, kasus Covid-19 terus bertambah. ANTARA

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?