Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Serapan Anggaran Kesehatan Diproyeksikan Hanya Terserap Rp 72,73 T
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Serapan Anggaran Kesehatan Diproyeksikan Hanya Terserap Rp 72,73 T

Edo W. Kamis, 27 Agustus 2020 | 02:23 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO
Bagikan

Telegraf – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, anggaran kesehatan yang awalnya sebesar Rp 87,55 triliun hingga akhir tahun diproyeksikan hanya akan terserap Rp 72,73 triliun, sehingga akan disiapkan program-program baru yang bisa menyerap anggaran tersebut.

Dalam upaya mengoptimalkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah berencana melakukan realokasi atas anggaran penanganan Covid-19 dan PEN sebesar 695,2 triliun, khususnya untuk anggaran-anggaran yang diproyeksikan tidak terserap sampai akhir tahun.

“Tentunya juga diharapkan dilakukan optimalisasi terhadap pemulihan ekonomi, yaitu ada penyesuaian anggaran tambahan dari Rp 87,55 triliun menjadi Rp 72,73 triliun,” ujar Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (26/8/2020).

Sementara itu untuk anggaran bidang Perlindungan Sosial, menurut Airlangga Hartarto ada beberapa pergeseran alokasi anggaran yang akan terus dimonitor, serta mengusulkan program-program baru. Peraturan Presiden mengenai pengadaan vaksin Covid-19 menurutnya juga telah diperbaiki dan akan segera diajukan kepada Presiden.

Ditambahkan Airlangga Hartarto, dalam Rapat Pleno Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Komite PC-PEN), dilakukan juga evaluasi atas realisasi dan penyerapan anggaran atas semua Program Penanganan Covid-19 dan PEN. Perkembangan sampai dengan 26 Agustus 2020, realisasi anggaran dari enam kelompok program PEN mencapai Rp 182,55 triliun atau sebesar 26,2 persen.

“Selama 2 bulan ini (Juli dan Agustus), realisasi meningkat tajam dari penyerapan yang hanya sebesar Rp 124,62 triliun di akhir Semester I dan Rp 147,67 triliun di Juli yang lalu, atau meningkat 23,6 persen selama bulan Agustus ini, seiring dengan berbagai upaya percepatan mendorong realisasi program dan anggaran,” terang Airlangga Hartarto.

Baca Juga :  BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Selain itu juga dilakukan penyisiran atas semua program, sehingga diperoleh angka berapa anggaran yang diperkirakan masih belum terserap sampai dengan akhir tahun 2020. Untuk membahas detail rincian anggaran yang masih bisa dimanfaatkan ini, rencananya pada 27 Agustus 2020 akan dilakukan pembahasan khusus antara Ketua Komite dengan Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, dan Kepala BNPB.

“Kita ingin memastikan bahwa semua alokasi anggaran sudah ada programnya dan sudah bisa dipastikan realisasinya. Kalau ada program yang berpotensi tidak terealisasi dan tidak terserap anggarannya, kita sudah siapkan beberapa usulan program baru dengan kriteria yang berdampak signifikan terhadap ekonomi kita” ujar Airlangga Hartarto.

Saat dikonfirmasi kepada Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono, ia menjelaskan angka-angka yang disampaikan Menko Perekonomian menjadi bagian yang akan dibahas detailnya dengan Wamenkeu, Menkes dan Kepala BNPB.

“Tadi maksudnya Pak Menko bahwa dari Anggaran PEN kelompok Kesehatan yang sudah dianggarkan Rp 87,55 triliun, proyeksi sampai dengan akhir tahun sebesar Rp 72,73 triliun. Karena itu akan segera disiapkan program baru untuk menyerap anggaran tersebut,” papar Susiwijono.

“Jadi besok akan dibahas secara detail dan komprehensif, berapa proyeksi penyerapan anggaran masing-masing program sampai dengan akhir tahun, dan berapa yang berpotensi belum terserap, untuk segera disiapkan usulan program baru. Semua ini dimaksudkan untuk mendorong ekonomi kita dan menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.


Photo Credit: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?