Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Banyaknya Genangan di Jakarta, Anies Dinilai Tak Becus Tangani Masalah Banjir
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Banyaknya Genangan di Jakarta, Anies Dinilai Tak Becus Tangani Masalah Banjir

Aris Maulana Rabu, 18 Desember 2019 | 02:04 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Hujan deras melanda hampir seluruh wilayah di Ibu Kota Jakarta, pada Selasa (17/12/19), sejak siang hingga sore ini. Akibatnya, banjir menggenangi sejumlah jalan protokol seperti yang terlihat di kawasan Senayan.

Sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir di pinggir jalan berjatuhan karena tidak bisa menahan derasnya debit air yang mulai menerjang jalan. Selain itu, sejumlah pengunjung toko di kawasan Plaza Senayan juga terhambat karena jalan yang mulai dipenuhi oleh genangan air yang sudah mulai meninggi.

Banjir seperti di kawasan Senayan juga melanda sejumlah ruas jalan di Jakarta lainnya, seperti di ruas jalan tol Gatot Subroto. Sejumlah pengendara yang berteduh di jembatan penyebrangan mencoba memviralkan kondisi banjir terkini di Jakarta itu. Sementara hujan deras masih terjadi di beberapa titik di wilayah Ibu Kota Jakarta.

Adapun jalan dan daerah yang tergenang lainnya pada tanggal 17 Desember 2019 terdiri dari 19 titik genangan yaitu 4 titik di wilayah Jakarta Pusat, 3 titik di wilayah Jakarta Barat, 7 titik di wilayah Jakarta Selatan, 5 titik di wilayah Jakarta Timur. Genangan pemukiman pada tanggal 17 Desember 2019 terdiri dari 8 titik genangan yaitu 8 titik di wilayah Jakarta Barat.

Mengingat, selama musim kemarau lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak melakukan upaya preventif dalam menangani banjir di Ibu kota.

Anggota Komisi D DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Yuke Yurike mengatakan Pemprov DKI tak melakukan upaya pemeliharaan serta pengerukan waduk dan sungai di Jakarta. Tidak mengherankan jika banjir terjadi di beberapa titik, yang selama ini tidak terjadi banjir. Banjir diduga karena mampetnya saluran pembuangan air di wilayah tersebut.

“Prioritas Pak Gubernur nampaknya hanya fokus di program beautifikasi saja, sehingga melupakan masalah Jakarta yang paling fundamental, yaitu banjir,” katanya.

Selain tidak memprioritaskan program penanggulangan banjir, kata Yuke, program naturalisasi sungai yang menjadi program unggulan dari Gubernur Anies Baswedan tak berjalan. Menurut dia, program tersebut tak berjalan karena tidak dilakukan pembebasan lahan. Padahal, untuk pembangunan infrastruktur bekerja sama dengan Pemerintah Pusat.

“Pak Gubernur tidak jelas roadmap untuk penanggulangan banjir pada tahun 2020 nanti, tetapi malah fokus kepada program-program pencitraan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Yuke menegaskan, seharusnya banjir Selasa kemarin menjadi alarm bagi Pemprov DKI Jakarta untuk segera bergerak dan melakukan persiapan dalam menghadapi banjir ke depannya.

“Pemprov tidak bisa selalu bergantung kepada kesigapan Pasukan orange dan Biru dalam upaya penanggulangan banjir. Diperlukan satu upaya yang konkret dalam penanggulangan banjir Ibu kota,” katanya.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Ibu Kota sejak siang hari Selasa kemarin. Hal itu menyebabkan terjadinya 27 titik genangan airdi 5 wilayah di Jakarta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Subejo mengatakan, 27 titik tersebut dibagi menjadi dua bagian, yakni 19 titik genangan di jalan raya yang tersebar diseluruh wilayah Jakarta dan delapan titik lainnya berada di pemukiman warga Jakarta Barat. (Red)


Photo Credit : Banjir di Jakarta juga genangi kawasan Jatinegara Jakarta Timur. FILE/DOK/Dery Ridwansyah

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?