Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tuai Kontroversi, Both Side Cover Tempo ‘Jokowi Pinokio’ Bermasalah?
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Tuai Kontroversi, Both Side Cover Tempo ‘Jokowi Pinokio’ Bermasalah?

Telegrafi Senin, 16 September 2019 | 15:23 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Relawan Jokowi Mania (Joman) melaporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers terkait cover kontroversial yang memuat foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan siluet atau bayangan berhidung panjang, Senin (16/09/19).

Ketua Umum Joman, Immanuel Ebenezer mengatakan bahwa narasi pada cover Majalah Tempo edisi 16-22 September seolah-olah menggambarkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak berpihak pada pemberantasan korupsi.

Ia menegaskan bahwa sebenarnya Jokowi tidak anti-kritik dan tetap berpihak pada pemberantasan korupsi dengan cara memperkuat KPK. Persoalan revisi Undang Undang, tidak ada yang namanya UU seperti firman tuhan, tidak bisa diubah.

Tempo boleh saja mengkritik atau tidak setuju dengan revisi UU KPK, tapi harus disampaikan melalui cara-cara yang sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.

“Mengapa harus dengan cover yang memuat gambar Presiden Jokowi dengan bayangan atau siluet berhidung panjang laiknya Pinokio? Mem-framing seakan-akan Jokowi itu pembohong, ini kan bahaya. Tuntutan kami meminta Tempo menarik edisi majalah ini. Ke-dua kami minta klarifikasi dari Tempo itu sendiri dan ke-tiga kebebasan pers itu harus tetap kuat. Kami tidak mau kekuasaan dibiarkan tanpa kritik dan yang tidak kalah penting adalah minta maaf,” ujar Immanuel Ebenezer.

Diberitakan sebelumnya, cover Majalah Tempo yang akan terbit pada Senin (16/9/2019) menuai kontroversi. Bahkan, publik mempertanyakan, “Ada Apa Dengan Tempo?”

Sesuai dengan yang beredar dan viral di media sosial, cover Majalah Tempo edisi terbaru itu memuat wajah Presiden Joko Widodo dengan bayangan atau siluet berhidung panjang.

Ciri khas tersebut identik dengan tokoh utama dalam dongeng ‘Pinokio’ yang  berarti pembohong.

“Janji tinggal janji. Para pegiat antikorupsi menuding presiden ingkar janji perihal penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Benarkan sejak awal Jokowi mendukung ketua komisi terpilih?” Demikian kalimat yang ada pada sampul depan Majalah Tempo.

Mantan Kepala Bappenas yang juga pengamat kebijakan publik, Andrinof Chaniago menilai, cover Majalah Tempo telah membutakan mata terhadap sumber masalah yang sebenarnya, yakni partai-partai di DPR RI.

“Yang ditekan malah orang yang sedang berusaha keras mengatasi tekanan lembaga ‘super body’ yang sesungguhnya, yakni DPR RI berikut isi orang-orangnya. Jadi, memang patut dipertanyakan ada apa dengan Tempo?”

“Mengapa Tempo bukannya menekan DPR RI dan para politisi yang mau melemahkan KPK dan menambah kekuatan pada Presiden Jokowi, tapi malah sebaliknya?” Demikian komentar Andrinof Chaniago, Minggu (15/9/2019) malam.

Sementara itu pendukung fanatik Jokowi, Denny Siregar berpendapat bahwa cover Majalah Tempo merupakan penghinaan terhadap Jokowi sebagai Presiden RI.

Menurutnya, Tempo boleh saja tidak suka dengan Revisi Undang Undang KPK, meskipun sebenarnya media tidak boleh berpihak.

“Tapi membuat sebuah gambar yang menghina simbol negara ini, saya rasa sudah sangat keterlaluan,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Presiden Joko Widodo yang dijadikan karikatur both side cover majalah Tempo kini menjadi polemik karena dianggap lecehkan simbol negara. FILE/DOK/IST. PHOTO

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?