Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Bamsoet: Biaya Politik Kita Mahal dan Sangat Transaksional
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Bamsoet: Biaya Politik Kita Mahal dan Sangat Transaksional

Telegrafi Minggu, 25 Agustus 2019 | 02:28 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai saat ini modal untuk menjadi anggota legislatif sangat mahal. FILE/DOK/IST. PHOTO
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai bahwa pada saat ini modal untuk menjadi anggota legislatif lumayan mahal. Sehingga imbasnya mayoritas dari anggota legislatif tersebut merupakan masyarakat atau kalangan yang berduit.

“Dampaknya jika tidak berhati-hati asing bisa masuk dengan memberikan modal pada caleg atau parpol yang nantinya bisa menjadi kepanjangan asing untuk mengontrol undang undang,” kata Bamsoet pada saat menjadi keynote speaker di acara seminar Kebangsaan Refleksi dan Proyeksi Demokrasi Indonesia Pasca Pemilu 2019, Sabtu (24/08/19) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPP PKB Lukman Edy dan komisioner KPU Hasyim Asyari.

Dalam penjelasannya Bamsoet mengatakan bahwa pada saat sekarang ini pemilihan anggota legislatif sudah terjebak dalam pusaran transaksional dan peredaran uang modal yang besar sebagai biaya atas pencalonan untuk terpilih menjadi anggota legislatif.

“Artinya, figur akan dilihat seberapa besar bisa langsung memberikan uang kepada para konstituen. Modal besar tentu berpengaruhnya pada kemampuan finansial Caleg. sehingga mayoritas anggota legislatif yang terpilih merupakan orang yang berduit,” ungkapnya.

Bamsoet juga menegaskan, masa depan Indonesia sebaiknya tidak boleh bergantung pada proses politik yang mahal tersebut.

“Kita baru saja selesaikan agenda politik nasional yang sangat luar biasa. Ini adalah pemilu terumit, tidak saja di Indonesia tapi di dunia. Bayangkan, diselesaikan dengan baik, walau sedikit ada riak-riak tapi bisa diselesaikan,” imbuhnya didepan para mahasiswa peserta seminar.

“Nah, saat ini yang ditanya ketika kita akan maju adalah bukan apa gagasan kamu, bukan apa yang kau bawa untuk bangsa ini ke depan, atau kota ini, atau kabupaten ini ke depan, tidak lagi itu tadi, ingatnya apa? berapa besar modal yang kamu punya untuk Pemilu atau Pilkada?,” paparnya.

Bambang Soesatyo mengkhawatirkan pada masa yang akan datang akan muncul pemodal asing yang bisa membiayai Parpol atau Caleg sehingga asing bisa dengan mudah masuk dan ikut bermain dalam upaya mengontrol undang undang dan mengontrol proses pengambilan kebijakan dan keputusan politik di Indonesia.

“Ancamannya kalau parpol kita dikuasai oleh para pemodal asing, oleh asing yang investasi ke parpol kita, tapi saya yakin parpol masih memiliki ketebalan nilai Pancasila, UUD 45 dan merah putih. Nah, saya bicara 10-20 tahun, kalau kita biarkan begini, bukan tidak mungkin nanti orang yang masuk Indonesia, menguasai Indonesia itu akan melalui parpol,” tegasnya.

“Tidak perlu kirim kapal perang, torpedo, roket, untuk rebut kuasai Indonesia. Karena sistem kita yang ada yang kita pilih yang paling berkuasa parpol. Pilar kita parpol,” ungkasnya. (Red)


Photo Credit : Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai saat ini modal untuk menjadi anggota legislatif sangat mahal. FILE/DOK/IST. PHOTO

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?