Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Bumikan Pancasila, Wiranto Inginkan BPIP Contoh Strategi Sepak Bola
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Bumikan Pancasila, Wiranto Inginkan BPIP Contoh Strategi Sepak Bola

Telegrafi Jumat, 9 Agustus 2019 | 03:11 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Wiranto
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. FILE/Dok/Ist. Photo
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mencontoh strategi permainan sepakbola dalam membumikan kembali Pancasila.

Menurutnya, implementasi Pancasila dari satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya bisa berbeda aplikasinya dan cara memberikan pemahamannya. Lingkungan strateginya sudah jauh berbeda dibandingkan kondisi masa lalu.

“Kita perlu mencontoh strategi total football, jadi semua kementerian dan lembaga supaya bersama-sama bergerak melakukan sosialisasi untuk menanam kembali ideologi Pancasila yang sesuai lingkungan masing-masing. Dengan total football itu, seakan-akan semua lini akhirnya tujuannya satu, yaitu membuat gol dan menang, artinya kembali membumikan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia,” katanya.

Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan audiensi dengan BPIP di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (06/08/19).

Menko Polhukam mengakui dibutuhkan kerja keras untuk mengembalikan Pancasila menjadi satu ideologi bagi bangsa Indonesia dalam perilaku sehari-hari. Karena berbeda dengan masa Orde Baru, kini sistem dan masyarakatnya sudah berbeda.

“Sekarang kan sudah berbeda, masyarakatnya berbeda, generasinya juga berbeda, kemudian sistem informasinya juga sangat canggih sekarang, sehingga banyak tawaran-tawaran ideologi lain yang masuk ke Indonesia. Ini yang menjadi tugas berat kita untuk bisa membendung ideologi lain dan sekaligus memperkuat Pancasila sebagai ideologi negara yang dipahami dan dilaksanakan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Arief P Moekiyat mengatakan bahwa tim dari BPIP telah melaporkan sudah melaksanakan kegiatan, yakni mendorong anak-anak muda yang berprestasi dan mengembangkan dari desa-desa.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Namun, menurutnya, hal tersebut masih kurang karena pengaruhnya di masyarakat masih belum signifikan. Untuk itu, perlu aksi nyata di lapangan dengan simbol-simbol fisik yang akan menarik perhatian masyarakat.

“Oleh karena itu tadi saya sarankan, BPIP punya wewenang mirip seperti Kemenko Polhukam, yaitu mengkoordinasikan, menyinkronkan, dan mengendalikan bidang ideologi Pancasila, karena itu jangan ragu untuk mengundang seluruh kementerian dan lembaga yang ada bahwa kita harus punya bahasa yang sama, yaitu Pancasila,” tandas Arief. (Red)


Photo Credit : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. FILE/Dok/Ist. Photo

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Waktu Baca 3 Menit
vivo Y31d Pro
vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W
Waktu Baca 2 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia
Waktu Baca 6 Menit
BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?