Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pengamat Ini Sarankan Jokowi Pilih Cawapres Non Parpol
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Pengamat Ini Sarankan Jokowi Pilih Cawapres Non Parpol

Edo W. Kamis, 26 Juli 2018 | 09:09 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Peneliti Indonesian Communication (Icon) Institute Edi Winarto menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memilih calon pendampingnya dari unsur non partai politik. Alasannya, jika Jokowi mengangkat dari unsur partai politik dikhawatirkan akan memunculkan friksi, tidak netral dan mengurangi elektabilitas.

“Jika pak Jokowi memilih dari unsur partai politik maka akan menimbulkan ketidakpuasan bagi partai pengusung yang kadernya tidak terpilih, dan secara tidak langsung akan menurunkan motivasi dan militansi partai tersebut dalam memenangkan pak Jokowi,” ujar staf pengajar salah satu perguruan tinggi di Jakarta, Kamis (26/07/18)

Menurut Edi Winarto, jika Jokowi memilih dari unsur non parpol, selain elektabilitasnya cukup baik di kalangan publik, juga tidak memunculkan resistensi antar parpol pendukung. Para nominator cawapres Jokowi yang dari unsur non parpol, lanjut Edi, adalah tokoh-tokoh terpilih yang tidak perlu diragukan lagi integritasnya. Kesemuanya memiliki daya magnet bagi publik.

“Karena cawapres yang berasal dari kalangan non parpol akan bisa diterima semua partai pengusung,” kata pengamat politik yang namanya dicalonkan sebagai kandidat Anggota Legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Jokowi tinggal memilih mana putra putri terbaik yang pantas untuk mendampinginya memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

Pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang akan berlaga di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, tinggal menghitung hari. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memastikan akan diusung kembali oleh enam parpol.

Sedangkan rival terdekatnya Prabowo Subianto diprediksi akan sama. Hanya saja yang masih menjadi misteri adalah siapa pendamping Jokowi atau pendamping Prabowo.

Menurut Edi Winarto, dalam bursa calon pendamping Jokowi ada tujuh nama cawapres yang berasal dari kalangan non parpol. Nama mereka kini ada ditangan Jokowi. Mereka semua, menurut Edi Winarto, memiliki elektabilitas yang cukup baik dan sangat bisa diterima oleh publik.

Pertama, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purn Moeldoko. Sosok ini menurut Edi Winarto memiliki kelebihan dari sisi ketegasan. “Sebagai mantan Panglima TNI pak Moeldoko sarat akan pengalaman menjaga stabilitas hukum dan penegakan hukum,” katanya.

Kedua, Menteri Keuangan Dr Sri Mulyani. Kelebihan dari Mantan Managing Director Bank Dunia ini menurut Edi Winarto ini adalah memiliki jaringan yang luas dan dipercaya lembaga keuangan internasional dan Sri Mulyani sukses meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak. “Saya yakin jika ibu Sri Mulyani menjadi salah satu pilihan, maka beliau akan mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan lembaga keuangan internasional,” kata Edi.

Ketiga, akademisi Prof Mahfud MD. “Mantan hakim dan Ketua Mahkamah Konstitusi ini selama ini dikenal sebagai sosok yang lurus dan anti korupsi, maka jika pak Prof Mahfud terpilih sebagai Cawapres, harapan publik pada penegakan hukum dan pemberantasan korupsi akan bisa lebih optimal,” papar Edi.

Keempat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ketua Dewan Syuro Nahdlatul Ulama (NU) KH Ma’ruf Amien. “Kalau beliau sudah tidak diragukan lagi, sebagai salah satu ulama besar, peran pak Kiai Ma’ruf dalam menjaga umat agar tetap menjunjung semangat toleransi sangat besar. Beliau adalah ulama yang teduh dan mampu meyakinkan kalangan mayoritas umat muslim mengenai komitmen keberagaman dalam bingkai negara Pancasila,” katanya.

Kelima, tokoh intelektual muda muslim yang juga Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. “Tuan Guru Bajang adalah sosok ustad muda yang memiliki pemikiran visioner, ketika beliau memimpin NTB, daerah ini sangat maju dan kemiskinan bisa dikurangi, beliau juga punya banyak basis pendukung dari kalangan umat muslim, beliau juga mewakili Indonesia Timur,” tutur Edi.

Keenam, Pengusaha yang juga bos CT Corp Chairul Tanjung. “Pak CT merespresentasikan kalangan profesional dan swasta di Indonesia yang saat ini membutuhkan motivasi dan dorongan dari pemimpin negeri ini untuk kembali bergerak dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dampaknya penciptaan jutaan lapangan kerja, pak CT sangat punya pengalaman dalam hal itu, pak CT juga merespresentasikan Indonesia bagian barat atau Sumatera, beliau juga punya jaringan luas di kalangan masjid karena menjabat Dewan Masjid Indonesia,” katanya.

Ketujuh, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti. “Beliau sosok yang fenomenal, dan banyak gebrakan,” pungkas Edi. (tim)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

No K-pop on a Dead Planet: Aksi Penggemar K-pop Setop Pendanaan Hana Bank ke Energi Fosil

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?