Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Rajut Kebersamaan, Buka Puasa Bersama di Katedral Kuatkan Toleransi Beragama
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Rajut Kebersamaan, Buka Puasa Bersama di Katedral Kuatkan Toleransi Beragama

Telegrafi Sabtu, 2 Juni 2018 | 07:33 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit : Umat muslim mengikuti tur melihat ke dalam Gereja Katedral saat Buka Puasa Bersama di Gereja Katedral, Jakarta. Kegiatan yang mengusung tema "Menguatkan Toleransi, Persaudaraan, dan Solidaritas Kemanusiaan" diharapkan dapat menyembuhkan luka atas berbagai insiden. FILE/Dok/Ist/Fery Pradolo
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Acara buka bersama (bukber) ibadah puasa ramadhan kali ini juga diadakan di Gereja Katedral, Jakarta, yang dihadiri oleh kurang-lebih dari 200 peserta. Acara bukber tersebut menjadi tidak biasa karena diadakan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Alissa Wahid, putri dari alm Presiden RI ke-4 Gusdur, mengakui, acara bukber tersebut merupakan inisiatif dari pihaknya selaku pengelola komunitas Gusdurian. Katedral sengaja dipilih mengingat belum lama ini terjadi serangan teror di gereja Katolik dan gereja lainnya di Surabaya.

“Tidak ada tokoh atau organisasi besar yang berinisiatif, ini inisiatif masyarakat saja. Orang-orang yang selama ini punya komunitas kebajikan kumpul, colek-mencolek gitu karena kita semua peduli dengan Indonesia yang makin lama kok semakin terpolarisasi, terpecah-pecah memikirkan kelompoknya sendiri,” kata Alissa, dalam sambutannya, sebelum berbuka di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (01/06/18).

Para peserta yang hadir, lanjut Alissa, terdiri dari komunitas-komunitas, selain Gusdurian, terdapat komunitas perpustakaan keliling, yang merumuskan kegiatan bukber di Katedral yang mengusung tema menguatkan toleransi, persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan.

Dirinya sendiri tidak menyangka jumlah peserta yang hadir melebihi 100 orang, “Pada awal kami lemparkan gagasan ini, responsnya luar biasa. Kami enggak menyangka, paling yang ikut hanya 100 orang, ternyata sampai 200 orang. Berarti kan kebutuhan masyarakat untuk berkumpul dan hidup damai sangat tinggi.” terangnya.

Sebelum mengikuti bukber para peserta diberi kesempatan untuk berkeliling Katedral, tidak sedikit yang menyempatkan berswafoto di dekorasi Pancasila berupa burung Garuda raksasa di sudut Katedral.

Paroki Gereja Katedral, Rm Hani Rudi Hartoko SJ yang memimpin peserta bukber berkeliling gereja mengapresiasi gagasan bukber di Katedral yang diinisiasi kalangan muda. Terlebih lagi tujuannya mulia yakni, meneguhkan semangat persaudaraan dan persatuan.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

“Kita harus berterima kasih karena mereka saling meneguhkan kita semua, yang beberapa waktu yang lalu, sebagian umat Kristiani mungkin agak-agak sedikit terguncang karena peristiwa Surabaya dan mereka ingin menunjukkan dari solidaritas,” katanya.

Setelah berbuka, para peserta melanjutkan ibadah salat di Masjid Istiqlal yang lokasinya tetap di seberang Katedreal, meskipun pihak gereja menyediakan ruang salat. Sementara umat Katolik mengadakan misa Jumat pertama. (Red)

Photo Credit : Umat muslim mengikuti tur melihat ke dalam Gereja Katedral saat Buka Puasa Bersama di Gereja Katedral, Jakarta. Kegiatan yang mengusung tema "Menguatkan Toleransi, Persaudaraan, dan Solidaritas Kemanusiaan" diharapkan dapat menyembuhkan luka atas berbagai insiden. FILE/Dok/Ist/Fery Pradolo
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?