Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Mercedes-Benz Masih Pimpin Segmen Kendaraan Premium
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Mercedes-Benz Masih Pimpin Segmen Kendaraan Premium

Indra Christianto Kamis, 1 Februari 2018 | 21:32 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Mercedes-Benz Masih Pimpin Segmen Kendaraan Premium
Mercedes-Benz Masih Pimpin Segmen Kendaraan Premium Dok/Ist. Photo
Bagikan

Telegraf – Tahun 2017 lalu, Mercedes-Benz Indonesia  Group sukses mempertahankan posisinya yang terdepan di segmen kendaraan premium. Pabrikan otomotif asal Jerman tersebut mampu menjual mobil sebanyak 4.722 unit dengan rincian 3.386 mobil penumpang dan 1.336 kendaraan niaga.

Pertumbuhan angka penjualan pada divisi kendaraan penumpang tahun lalu didorong oleh penjualan E-Class dan SUV. Penjualan SUV meningkat 14% dibanding tahun 2016. Sedangkan sedan seri C-Class merupakan mobil yang penjualannya paling sukses di Indonesia dan memberikan  kontribusi 28% pada penjualan Mercedes di Indonesia. Perolehan ini menjadikan Mercedes Benz menjadi merek premium paling sukses di industri otomotif di Tanah Air.

Menurut Roelof Lamberts, Presiden dan CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI), kesuksesan penjualan pada 2017 menjadi langkah bagi pihaknya untuk meningkatkan layanan kepada para pelanggan di tahun 2018. “Kami akan memberikan produk-produk terbaik kepada pelanggan dan calon konsumen Mercedes lewat model baru seperti all new A-Class, the all-new CLS dan the new G-Class. Selain itu kami juga berinvestasi pada Best Customer Experience,” terang Lamberts.

Sedan seri C atau C-Class tahun lalu telah tejual 900 unit. Model yang tak kalah larisnya adalah E-Class. Maret 2017 lalu MBDI telah meluncurkan E 250 Avantgarde Line dan E 300 AMG Line yang dirakit di Tanah Air. Respons konsumen sangat bagus. Karena selain fitur-fiturnya tak kalah dengan yang diimpor utuh (CBU), mobil ini dirakit sesuai dengan permintaan pelanggan Mercedes di Indonesia.

Produk lain yang memberikan kontribusi cukup besar pada penjualan Mercedes adalah SUV. Hampir sepertiga produk yang dijual adalah SUV, seri GLC dan GLE rakitan lokal. Kesuksesan dari penjualan itu lantaran adanya faktor keselamatan, kualitas desain modern dan inovasi yang berorientasi pada masa depan.”Tahun ini kami akan menwarkan mobil yang tepat unutk para pelanggan. Secara keseluruhan kami akan meluncurkan lebih dari 10 model baru,” tutur Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations and Product Management MBDI.


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?