Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Yang Benar Bentuk Bumi Itu Tidak Bulat Tetapi Geoid Apalagi Datar
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Yang Benar Bentuk Bumi Itu Tidak Bulat Tetapi Geoid Apalagi Datar

Atti K. Rabu, 21 Februari 2018 | 08:51 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Bogor – Bentuk bumi itu memang tidak bulat, tidak pula datar melainkan elipsoid dengan permukaannya yang tidak beraturan karena berbagai topografi yang ada di bumi ini, nah bentuk semacam ini juga disebut Geoid.

Munculnya Flate Eart Society itu bermula dari sekelompok orang orang pintar, sebagian masuk NASA, sebagian lagi tidak diterima masuk NASA, dan sekelompok lagi orang-orang yang malas masuk NASA, nah sekelompok orang-orang yang malas masuk NASA dan sekelompok orang-orang yang tidak diterima masuk NASA inilah yang awalnya iseng menjahili anak-anak yang diterima di NASA dengan membuat teori Flate Eart Society, hal itu diungkapkan oleh Heri Andreas Dosen Prodi Geodesi dan Geomatika Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam Media Gathering dengan tema “Geoid Bumi Datar atau Bumi Bulat?” di Bogor, Selasa, (20/02/18).

“Masuk ke Indonesia dan di Indonesia peliknya dicampur adukkan dengan keyakinan bahwa bumi itu datar dan digabunglah dengan teorinya dari orang-orang iseng tadi sehingga langsung diserap 63 ribu folowernya Flate Eart Society di Indonesia tidak berhenti di situ kemudian di bumbui dengan sentimen, yang mana harus memerangi kaum kapitalis,” tuturnya.

Sementara itu Badan Informasi Geospasial (BIG) berpaya menyediakan data yang akurat dan update terkait Informasi Geospasial Dasar (IGD) yang berupa Jaring Kontrol Geodesi (JKG), dimana JKG itu terdiri dari beberapa unsur antara lain Jaring Kontrol Horisontal Nasional (JKHN), Jaring Kontrol Vertikal Nasional (JKVN), dan Jaring Kontrol Gayaberat Nasional (JKGN). JKHN merupakan kerangka acuan posisi horisontal untuk Informasi Geospasial (IG). Yang mana JKVN digunakan sebagai kerangka acuan posisi vertikal untuk IG dan JKGN digunakan sebagai kerangka acuan gaya berat untuk IG.

Antonius Bambang Wijanarto, Kepala Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika Badan Informasi Geospasial mengugkapkan Peraturan Kepala (PERKA) BIG Nomor 15 tahun 2013 tentang Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI) 2013 menyebutkan sistem referensi geospasial terdiri dari sistem referensi geospasial horisontal dan sistem referensi geospasial vertikal. Dimana keduanya sudah bisa dimanfaatkan dan terselengara secara memadai, yang di tunjukan melalui pemanfaatan dan ketersediaan dan dan distribusi stasiun pengamatan tetap Global Navigation Satellite System (GNSS) berbasis Continously Operating Reference Station (CORS) di Indonesia yang mencapai 125 stasiun.

“Alat inilah yang bisa menghasilkan Gojek, Grab, Uber, jaman dulu itu tidak ada, inilah profit yang didapat dari pemanfaatan teknologi yang sudah diusahakan mati-matian oleh para ilmuan-ilmuan geodesi, menyederhanakan dan memudahkan hal-hal yang sangat rumit,” kata Bambang.

Heri menambahkan Google Maps, Google Earth, Waze adalah hasil dari perhitungan bumi itu bulat, “jadi sebenarnya kalau resikonya bumi itu tidak bulat, berarti produk-produk tadi tidak akan ada,” ungkapnya. (Red)


Photo Credit : Sebuah mobil melintas di samping gedung Badan Informasi Geospasial, Jl. Raya Bogor, Cibinong. Telegraf/Atti Kurnia

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Technology

Atitude Bijak di Dunia Digital Online dan Menjauhi Judi

Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
Technology

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit
Technology

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perbaikan BTS Dikebut Dorong Komunikasi Wilayah Bencana Pulih

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Usai Ledakan SMAN 72, Akses Game Online Akan Dibatasi Oleh Pemerintah?

Waktu Baca 5 Menit
Laptop Pertama Polytron
Technology

Polytron Umumkan Peluncuran Laptop Perdana 5 Agustus 2025

Waktu Baca 2 Menit
HONOR 400 Series hadirkan fitur storytelling berbasis AI yang revolusioner, segera meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2025.
Technology

HONOR 400 Series Siap Hadir di Indonesia, Buka Era Storytelling AI yang Lebih Personal

Waktu Baca 6 Menit
Ant International
Technology

Ant International Rilis Laporan Keberlanjutan, Dorong Inklusi UMKM dan Globalisasi Baru

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?