Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Wuling Seriusi Pasar Bisnis Otomotif di Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Wuling Seriusi Pasar Bisnis Otomotif di Indonesia

Telegrafi Selasa, 31 Januari 2017 | 02:02 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – SAIC General Motors Wuling Indonesia (SGMW) –perusahaan patungan antara General Motors (Amerika Serikat) dan Wuling Motors (China)– tampaknya makin serius berbisnis otomotif di Tanah Air.  Setelah resmi membangun pabrik perakitan dan komponen senilai Rp 9,7 triliun di  Grenland International Industry Cikarang, Jawa Barat, perusahaan ini akan meluncurkan dua produk Multi Purpose Vehicle (MPV)  murah  nya pada semester  dua tahun ini, yakni Wuling Hongguang S1 dan Baojun 730. MPV yang diklaim laris di China tersebut sudah dipamerkan ke publik lewat Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2016, Agustus lalu.

Menurut Kukuh Kumara,  Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pihaknya menyambut positif keseriusan Wuling Motors di bisnis otomotif di Tanah Air. Potensi untuk meraih pasar masih ada.  Apalagi dengan harga yang kompetitif, kehadiran produk ini bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat.

Pasar otomotif di Indonesia, khususnya di segmen low MPV, masih dikuasai oleh pabrikan-pabrikan asal  Jepang seperti Toyota, Honda, Daihatsu dan Mitsubishi masih sangat merajai. Lalu bagaimana peluang Wuling ditengah kepungan pabrikan mobil asal Jepang.  “Tetap ada peluang, hanya saja mungkin butuh waktu karena ada kasus motor Cina (mocin) waktu itu.Tapi kalau kualitasnya memang bagus tentu masyarakat juga akan pilih,” ungkap Kukuh.

Tahun ini Gaikindo juga memprediksi pasar otomotif domestik akan naik sekitar 6 persen dari penjualan sekitar 1.060.000 unit di 2016 menjadi 1.100.000 unit pada 2017. Kenaikan signifikan pasar otomotif domestik diprediksi cukup banyak terjadi di luar pulau Jawa seperti Bali, Lombok, dan juga Sulawesi.

Sebelum membangun pabrik, Wuling pernah mengundang rombongan Kementerian Perindustrian ke China untuk melihat langsung calon mobil yang akan dijual di Indonesia, sekaligus melihat fasilitas produksi sebagai merek besar di negara tersebut. Ini menunjukkan keseriusan perusahaan patungan tersebut untuk berbisnis otomotif di Tanah Air.  Mereka bukan cuma numpang jualan dan lari bawa duit, tapi berniat membangun sebuah pabrik dengan berbagai kelengkapannya.  Presiden SGMW Motor Indonesia, Xu Feiyun, di depan wartawan, menyatakan komitmen perusahaan untuk membangun paling tidak 50 dealer  resmi hingga 2017.

Dengan membangun pabrik, tambah Feiyun, pihaknya berkomitmen melayani purna jual dan konsumen tak perlu lagi meragukan keberadaannya. Bahkan mobil China produksi Cikarang itu juga akan menjadi barang ekspor ke kawasan ASEAN. (Red)

Photo Credit : Wuling Car


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?