Usai Peringati Hari Santri Sanken Bagikan Hadiah

Usai Peringati Hari Santri Sanken Bagikan Hadiah

"Hari ini, kita membaca 1 miliyar sholawat Nariyah olej Jutaan jamaah di berbagai tempat, pondok-pondok pesantren NU, juga melakukan hal yang sama. Serempak hari ini. Kecuali di Papua, sudah berlangsung kemarin (Minggu, 20/10/2019), Agar bangsa yang saat ini dipimpin ulama berjalan aman dan damai"

Usai Peringati Hari Santri Sanken Bagikan Hadiah


Telegraf, Jakarta – Solawat Nariyah di lantunkan ribuan santri di masjid KH Hasyim Asyari, Cengareng, Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang di peringati setiap tanggal 22 Oktober.

Ketua Panitia, KH Misbahul Munir Kholil, yang juga Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama), menjelaskan seluruh warga NU akan membacakan sholawat Nariyah serempak di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, jumlah 1 miliar sholawat Nariyah itu dibaca oleh jutaan warga NU di berbagai tempat secara serempak. Tidak hanya ribuan jamaah yang hadir di masjid KH Hasyim Asyari, ini.

“Hari ini, kita membaca 1 miliyar sholawat Nariyah olej Jutaan jamaah di berbagai tempat, pondok-pondok pesantren NU, juga melakukan hal yang sama. Serempak hari ini. Kecuali di Papua, sudah berlangsung kemarin (Minggu, 20/10/2019), Agar bangsa yang saat ini dipimpin ulama berjalan aman dan damai,” ungkap KH Misbahul Munir Kholil.

Untuk menambah kemeriahan di hari santri, Sanken berbagi dengan membagikan hadiah untuk para santri, melalui undian yang di saksikan KH Misbahul Munir Kholil.

Direktur Marketing PT Istana Argo Kencana (Sanken) Teddy Tjan meengatakan Sanken turut bahagia dengan gelaran kegiatan Puncak Hari Santri Nasional. Bagi Sanken, keterlibatan dalam event tahunan ini juga untuk menghayati perjuangan para ulama dalam meraih kemerdekaan selama masa penjajahan.

“Menengok sejarah kemerdekaan Indonesia itu tidak lepas dari peran kiai-kiai dan para santrinya mengusir penjajah. Spiritnya sama meski dalam konteks berbeda. Sanken hadir karena perjuangan anak bangsa untuk menghadirkan produk asli Indonesia,” katanya. (Red)


Credit Photo : Salah satu santri yang mendapatkan dorprize usai membaca sholawat Nariyah di Masjid KH Hasyim Asyari, Cengareng, Jakarta/ Istimewa


Atti K.

close