Terbukti Korupsi, KPK Jebloskan Emirsyah Satar ke Penjara

Terbukti Korupsi, KPK Jebloskan Emirsyah Satar ke Penjara

Terbukti Korupsi, KPK Jebloskan Emirsyah Satar ke Penjara

Telegraf – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Direktur Utama Garuda Indonesia (GI), Emirsyah Satar ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (03/02/2021).

Emirsyah jebloskan ke Lapas, usai kasus korupsi pengadaan pesawat serta mesin dari Airbus dan Rolls-Royce berkekuatan hukum tetap.

“Tim jaksa eksekusi KPK telah melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap Terpidana Emirsyah Satar,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Jumat (05/02/2021).

Emirsyah rencananya akan menjalani hukuman delapan tahun penjara. Dalam putusan tingkat kasasi, dia juga dihukum membayar denda Rp1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Emirsyah juga dibebankan membayar uang pengganti sejumlah Sin$2.117.315,27.

Jika tak membayar dalam waktu satu bulan sesudah putusan inkrah, harta benda Emirsyah akan disita dan dilelang guna menutupi uang pengganti.

“Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara selama dua tahun,” jelasnya.

Diketahui, Emirsyah terbukti menerima suap terkait pengadaan pesawat dan mesin dari Airbus dan Rolls-Royce. Ia juga terbukti telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Photo Credit: Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pengadaan mesin Rolls-Royce PLC asal Inggris untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia. FILE/Dok/Ist. Photo

Edo W.

close