Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Taliban Desak Boikot Konferensi Ulama di Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Taliban Desak Boikot Konferensi Ulama di Indonesia

Telegrafi Minggu, 11 Maret 2018 | 07:48 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Jawad Jalali /EPA Photo
Bagikan

Telegraf, Kaboul – Kelompok Taliban Afghanistan pada Sabtu (10/03/18), mendesak para ulama Islam untuk memboikot konferensi untuk perdamaian yang rencananya akan digelar di Jakarta, Indonesia. Kelompok ini menganggap konferensi tersebut sebagai langkah yang menyesatkan.

“Afghanistan bukan hanya masalah rumit tapi juga masalah utama bagi umat Islam,” kata Juru bicara kelompok Taliban Afghanistan, Zabihullah Mujahid seperti dilansir Reuters, Sabtu (10/03/18),

Menurutnya, gerakan militan telah mengembangkan sistem yang tepat di negara itu, namun Amerika Serikat telah menghancurkannya.

”Dengan memberikan legitimasi kepada pemerintah Kabul dan dengan propagandanya, AS ingin menipu negara-negara Muslim. Pertemuan para ulama di Indonesia atau beberapa negara Islam lainnya merupakan langkah yang menyesatkan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Taliban mendesak negara-negara Islam agar tidak mendukung konferensi semacam itu dan juga tidak berpartisipasi di dalamnya.

“(Konferensi) itu merupakan upaya untuk menyatakan jihad suci di Afghanistan sebagai pertumpahan darah yang tidak sah,” lanjut pernyataan Taliban.

”Jangan memberi kesempatan kepada orang-orang kafir yang menyerang di Afghanistan untuk menyalahgunakan nama dan partisipasi anda dalam konferensi ini sebagai sarana untuk mencapai tujuan jahat mereka,” imbuh Taliban.

Bulan lalu, Jokowi menawarkan untuk menjadi tuan rumah konferensi tersebut. Pemerintah Afghanistan menyambut baik, sedangkan Pakistan sejauh ini belum merespons.

Konferensi ini bertujuan untuk menemukan solusi atas konflik yang berlangsung puluhan tahun di Afghanistan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang menghadiri Kabul Peace Process, berharap konferensi yang dijadwalkan digelar 15-19 Maret 2018 di Jakarta akan memberi manfaat untuk terciptanya perdamaian di Afghanistan.

”Kami berharap konferensi tersebut akan menghasilkan kesepakatan bersama atau fatwa, untuk membawa perdamaian untuk Afghanistan,” kata JK.

Sejauh ini pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah membahas persiapan untuk acara tersebut. (Red)


Photo Credit : Kelompok Taliban Afghanistan desak para ulama Islam untuk memboikot konferensi untuk perdamaian yang rencananya akan digelar di Jakarta. | EPA Photo/Jawad Jalali

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Internasional

Tandatangani Piagam Board of Peace, Prabowo Implementasikan Solusi Dua Negara

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?