Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Synthesis Development Gandeng SOS Children’s Villages Wujudkan Keluarga Untuk Anak Anak Tanpa Orang Tua
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Humaniora

Synthesis Development Gandeng SOS Children’s Villages Wujudkan Keluarga Untuk Anak Anak Tanpa Orang Tua

Atti K. Jumat, 24 Mei 2019 | 13:33 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Synthesis Development sebuah perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki beragam proyek seperti apartemen, ritel, perumahan serta hotel. Walaupun bisnis Synthesis Development tidak melulu memikirkan keuntungan, mengandeng SOS Children’s Villages wujudkan keluarga untuk anak anak yang kehilangan pengasuhan orang tua.

“Sebagai bentuk peran dan kepedulian perusahaan terhadap hal tersebut, aspek sosial dan lingkungan Synthesis Development berkomitmen memberikan kontribusi bagi anak anak indonesia salah satu melalui kampanye #SynthesisMembangunImpian,” ungkap Imron Rosyadi General Manager Marketing Synthesis Development di kantornya Kemang, Jakarta Selatan.

Imron menjelaskan kontribusi yang di berikan kepada SOS Children’s Villages diambil dari presentase nilai atas penjualan setiap unit properti diseluruh proyek Synthesis Development.

“Kami memang hingga saat ini hanya sifatnya memberi bantuan tidak terlibat dalam program pelaksanannya, dan berharap nilainya semakin hari semakin besar, mengapa saya berharap semakin besar karena bukan saja 1 dan 2 proyek dari Synthesis Development tetapi 6 proyek yang ada di Insonesia,” Imron mengatakan.

Lanjut Imron dari 6 proyek tersebut antara lain Basura City, Prajawangsa City, Synthesis Residence Kemang, Samara Suites, green Synthesis Pontianak dan Synthesis Home, yang lebih dari 10.000 unit hunian.

SOS Children’s Villages adalah organisasi sosial non profit yang menyediakan pengasuan alternatif bagi anak anak yang telah atau beresiko kehilangan pegasuhan orang tua yang menjadi kebutuhan utama mereka dalam bentuk keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang.

Sumandang Tondang Fund Development and Communication Direktor SOS Children’s Villages menjelaskan SOS Children’s Villages berdiri sejak tahun 1972 hingga kini sudah memiliki anak asuh sekitar yang tearsebar di 10 kota di Indonesia antara lain Lembang, Bandung, Jakarta, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Bogor, Yogyakarta dan Palu.

“Fokus dari SOS Children’s Villages adalah bagaimana mengembalikan hak hak anak seperti pendidikan kesehatan dan pengasuhan. Adapun program basic ada 2, pertama program family bascam bagi anak aanak yang memang sudah kehilangan pengasuhan orang tuanya, jadi kita hadirkan ada ibu, dalam satu rumah yang ada 6-8 anak, dalam 1 kampung (sekitar 8-15 rumah) maka itu kita namakan Villages,” tutur Sumandang (kamis (24/5).

Sumandag menambahkan kita percaya butuh satu desa untuk bertumbuhnya satu orang anak. Karena bukan saja tidak dari pengasuhan saja tetapi dari komunitas dan konsep kaka dan adik dan kita kemas dalam Family bascam. (Red)


Credit Photo: Imron Rosyadi General Manager Marketing Synthesis Development (paling ka) dan Sumandang Tondang Fund Development and Communication Direktor SOS Children’s Villages (paling ki) bersama beberapa anak asuh dari SOS Children’s Villages/telegraf


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Humaniora

Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Jejak Soeharto The Godfather of Orde Baru, Dari Militer, Kudeta Hingga Dilengserkan

Waktu Baca 12 Menit
Heroes and the Meaning of Sacrifice
Humaniora

Bangkitlah Dengan Nurani, Setiap Zaman Butuh Pahlawan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Rumuskan Solusi Stunting dan Anemia, Ilmuwan Mesir dan Turki Berkumpul di UNU Yogyakarta

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Merayakan Inisiatif Perdamaian Global, UNU Jogja – Indika Foundation Gelar “2R: Ruang Riung

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Mayoritas Penyandang Disabilitas Tak Kuliah dan Tak Bekerja

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?