Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Soni Sarankan Petahana Tak Harus Cuti
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Soni Sarankan Petahana Tak Harus Cuti

Edo W. Rabu, 1 Maret 2017 | 08:07 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Koeshondo
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono, menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan pasangannya Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak perlu cuti dari jabatannya. Karena menurut Sumarsono, selain di putaran kedua ini waktunya cukup pendek dan posisi kepala daerah sifatnya hanya menjaga agar roda pemerintahan berjalan normal dan tidak kosong.

“Kalaupun akan cuti ya sepekan saja,” ujar Soni, sapaan akrab Sumarsono menyikapi isu perlu cuti tidaknya Gubernur dan Wagub petahana.

Selain itu, lanjut Soni, untuk penajaman visi misi via debat, cukup dilakukan sekali saja lagi. “Toh warga DKI sudah mengenal siapa profil para pasangan calon, baik Ahok-Djarot maupun Anis-Sandi, visi misi mereka sudah bisa dilihat publik Jakarta dari paparan debat putaran pertama kemarin,” ujar Soni di Jakarta, Senin (28/2/2017)

“Ini pandangan pribadi saya sebagai Dirjen Otda,” sambung Soni.

Kendati demikian, menurut Soni jika KPU memutuskan bahwa petahana musti cuti lagi diluar tanggungan negara sesuai perintah Undang-Undang, maka kaki ikut saja. “Artinya bola sekarang berada di tangan KPU, kita harapkan KPU bisa fair dan bijak dalam menyikapi isu ini,” katanya.

Soni sendiri mengaku belum mengetahui siapa yang akan mengisi posisi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta jika cuti kampanye kembali diberlakukan dalam Pilkada 2017. Posisi Plt Gubernur, menurut Sumarsono, akan diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sembari menunggu aturan dari Komisi Pemilihan Umum dalam masa kampanye putaran dua.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Untuk diketahui, Soni begitu sapaan akrab Sumarsono, sempat menjadi Plt Gubernur DKI selama 3,5 bulan ketika Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menjalani cuti kampanye sebagai calon gubernur dan wakil gubernur petahana di putaran pertama. “Nanti tunggu keputusan Mendagri tentang siapanya,” kata Soni.

Soni menuturkan, kemungkinan besar posisi Plt itu akan diisi oleh pejabat eselon I dari Kementerian Dalam Negeri. Ia menjelaskan, situasi politik Jakarta yang dinamis pada masa Pilkada menjadi pertimbangan menentukan posisi Plt. “Kalau melihat situasi politik di Jakarta ya kemungkinan besar dari Kemendagri. Karena situasi dinamika politik seperti ini,” ujar Soni.

“Keputusan Mendagri tergantung pada keputusan KPU DKI menetapkan kapan masa kampanyenya,” ucap Soni.

Pernyataan senada disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Mas Djarot demikian akrab disapa mengharapkan agar cuti kampanye di putaran dua bagi petahana ditiadakan. Alasannya, waktu kampanye yang mepet dianggap tak efektif karena pada awal tahun ini merupakan periode dengan intensitas hujan tinggi.

“Maret itu salah satu puncak musim penghujan. Ini kan baru pemanasan dan dengan cara seperti ini kita tahu itu gimana untuk menghadapi puncak musim penghujan,” ujar Djarot. (Rio)

Foto credit : Telegraf/Koeshondo W. Widjojo


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?