Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Soni Inginkan Evaluasi Kondisi Pasar Pasca Kabakaran Senen
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Soni Inginkan Evaluasi Kondisi Pasar Pasca Kabakaran Senen

Atti K. Kamis, 19 Januari 2017 | 18:01 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Soni Tinjau Lokasi Kebakaran Senen
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan evaluasi kembali terhadap seluruh kondisi pasar yang tersebar di wilayah Ibu Kota.

Evaluasi tersebut dilakukan pasca terjadinya peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Senen di Blok I dan Blok II, Jakarta Pusat pada hari ini.

“Evaluasi itu harus dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadi lagi kebakaran di lokasi lainnya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono di Balai Kota, Jakarta pusat, Kamis 19/01.

Menurut dia, perlu ada pengawasan sekaligus edukasi kepada para pedagang mengenai penggunaan listrik, mengingat peristiwa kebakaran sering kali disebabkan oleh korsleting listrik.

“Penyebab kebakaran yang paling dominan adalah arus pendek listrik atau korsleting listrik. Maka dari itu, pengguna fasilitas harus paham betul soal penggunaan listrik,” ujar Sumarsono.

Selain masalah kelistrikan, dia menuturkan evaluasi tersebut juga akan dilakukan terhadap aspek lain, yakni standarisasi sarana dan prasarana yang ada di seluruh pasar di Ibu Kota.

“Sarana dan prasarana itu sepertinya banyak yang tidak memenuhi standar, misalnya pintu evakuasi, jalur untuk mobil pemadam yang sempit dan lain-lain. Sehingga, harus dievakuasi kembali,” tutur Sumarsono.

Lebih lanjut, dia pun mengharapkan dari hasil evaluasi tersebut, akan ada langkah konkrit yang lebih komprehensif untuk perbaikan dalam jangka panjang.

Seperti diketahui, sekitar pukul 04.30 WIB, api telah membakar Pasar Senen Blok I dan Blok II. Sampai dengan saat ini, proses pemadaman masih terus berlangsung. Sebanyak 57 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono juga meminta kepada petugas yang ada di lapangan agar menjaga keamanan di area sekitar lokasi kebakaran Pasar Senen Blok I dan Blok II, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

“Saya sudah minta aparat keamanan yang ada di lapangan supaya meningkatkan keamanan di sekitar area lokasi kebakaran,” kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut pria yang lebih sering dipanggil Soni itu, peningkatan keamanan di sekitar area lokasi kebakaran tersebut harus dilakukan untuk menghindari terjadinya tindak kriminal.

“Jangan sampai ada penjarahan atau tindak kejahatan lainnya. Makanya, keamanan di sekitar area lokasi kebakaran itu harus ditingkatkan. Jangan sampai ada yang lengah,” ujar Soni.

Lebih lanjut, dia menuturkan upaya pemadaman kebakaran masih terus berlangsug sampai dengan saat ini. Namun, hembusan angin yang terlalu kencang membuat api sulit dipadamkan.

“Memang apinya itu sampai sekarang masih belum padam seluruhnya. Hembusan angin membuat api itu terus menyala. Jadi, belum tuntas seratus persen. Tapi kami terus padamkan,” tutur Soni.

Sementara itu, dia mengungkapkan penyebab pasti kebakaran pasar tersebut masih belum diketahui hingga saat ini. Penyelidikan akan terus dilakukan secara lebih rinci.

“Dugaan sementara memang disebabkan oleh korsleting listrik. Tapi itu masih laporan sementara. Makanya, kami harus lakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut lagi,” ungkap Soni.

Sekitar pukul 04.30 WIB, api telah membakar Pasar Senen Blok I dan Blok II. Sampai dengan saat ini, proses pemadaman masih terus berlangsung. Sebanyak 57 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api tersebut. (Red)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?