Sanksi Akan Jerat ASN Yang ke Luar Kota Saat Libur Panjang

“Kita ada aplikasi yang bisa melakukan monitoring terkait ASN. Jadi mereka kami wajibkan untuk menge-share lokasi dengan GPS,”

Sanksi Akan Jerat ASN Yang ke Luar Kota Saat Libur Panjang

Telegraf – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot bepergian ke luar kota selama libur panjang Paskah mulai Jumat (02/04/2021) hingga Minggu (04/04/2021). ASN yang melanggar larangan ini akan dijatuhi sanksi.

”Yang jelas pada liburan ini kami mengimbau bagi masyarakat, terutama untuk yang ASN di lingkungan Pemkot Surabaya tidak diperkenankan melakukan kegiatan luar kota,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Minggu (04/04/2021).

Febriadhitya menegaskan pihaknya bakal memantau pergerakan ASN melalui aplikasi GPS. Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah meminta seluruh ASN untuk melakukan share lokasi lewat GPS selama liburan panjang ini.

“Kita ada aplikasi yang bisa melakukan monitoring terkait ASN. Jadi mereka kami wajibkan untuk menge-share lokasi dengan GPS,” jelasnya.

Terkait ASN yang terbukti melakukan perjalanan luar kota, Febri menegaskan pihak kepegawaian akan menindak dengan sanksi.
“Sanksi sesuai dengan PP 53 dan peraturan manajemen kinerja pegawai,” tegasnya.

Febri lebih lanjut menjelaskan saat ini Pemkot Surabaya tengah fokus menjalankan program vaksinasi. Dengan vaksinasi secara masif dan taat prokes nantinya bisa diharapkan untuk memulihkan ekonomi di Surabaya.

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh warga Surabaya termasuk ASN di Pemkot Surabaya untuk bisa menahan diri agar tidak ke luar kota selama liburan panjang ini.

“Jadi tolong bisa untuk menahan diri tidak melakukan perjalanan jauh, terutama di tempat tujuan yang tingkat pandeminya masih tinggi,” harapnya.

Febri menambahkan liburan panjang dapat memicu lonjakan kenaikan kasus Covid-19.

“Jangan sampai nanti malah naik ketika tak taat aturan seperti ke luar kota,” pungkasnya.


Photo Credit: Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS. ANTARA

Didik Fitrianto

close