Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Saat Mutmain Bangga Bisa Kawal Gubernur
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Saat Mutmain Bangga Bisa Kawal Gubernur

Edo W. Selasa, 3 Januari 2017 | 21:36 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Mutmain dan Saefulloh dua patwal pengawal Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono
Bagikan

Telegraf – H. Mutma’in, Saefulloh, Dhika, Habibi, Eko dan kawan-kawan adalah pengawal jalan atau voorijder. Tugas mereka mengawal agar kendaraan yang ditumpangi Plt. Gubernur Soni Sumarsono berjalan lancar. Selain itu tugas para punggawa dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta ini menjaga keselamatan Soni di jalan dari resiko kecelakaan.

Memang demi menjaga keselamatan pemimpin Indonesia, baik itu Presiden atau Gubernur, UU Jalan Raya Nomor 22/2009 pasal 134 secara tegas mengatur keselamatan pimpinan lembaga negara, ketika berada di jalan raya.

H. Mutma’in mengaku bangga bisa mengawal kembali kegiatan Gubernur. “Dulu kami tidak bertugas melakukan pengawalan padahal kami sudah dilatih menggunakan kendaraan motor besar, safety riding termasuk standar operasi prosedur pengawalan pimpinan di jalan raya, ada SOP nya,” ujar Mutma’in.

Kenapa anda bangga? “Ya, karena eksistensi kami sebagai pengawal jalan raya kembali diperhatikan masyarakat, bangga dong,” kata pria yang mengaku sudah 13 tahun mengabdi di Dishub sebagai pengawal voorijder.

Mutma’in mengaku sejak ia dipercaya pimpinannya dari Dishub untuk menjalankan tugas pengawalan terhadap Plt. Gubernur Soni, ia langsung merasa bangga dan bahagia. “Saya senang karena bisa ikut merasakan bagaimana padatnya kegiatan pak Soni, beliau sosok pejabat yang bekerja keras dari pagi hingga malam, saya bisa ikut merasakan suasananya,” ujar Mutma’in.

Pengakuan sama diutarakan Saefulloh. Pria yang juga bertugas sebagai Patwal Gubernur selama 12 tahun ini mengaku senang bisa ikut terlibat dalam pengawalan Gubernur. “Apalagi yang kami kawal pak Soni Sumarsono, orangnya merakyat dan sangat perhatian dengan kami wong cilik,” ujar Saefulloh.

Saefulloh punya pengalaman khusus sewaktu mengawal Soni Sumarsono. Ia mengaku sering diajak makan di warung sederhana oleh Soni. “Saya nggak menyangka pak Soni itu pemimpin sederhana, ia mengajak kami makan di warung Soto Kudus di kawasan Bekasi, disana beliau sering mengajak makan bareng dalam satu meja,” aku Saefulloh mengenang bagaimana merakyatnya Soni.

Yang membuat bangga Saefulloh, sosok Soni Sumarsono sangat memperhatikan dan mengenali satu persatu sopir, pengawal hingga petugas voorijder. “Beliau sangat perhatian dengan kami orang kecil begini,” tuturnya.

Saefulloh mengaku semasa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pengawalan voorijder memang tidak dipakai. “Jaman pak Ahok kami jarang dipergunakan, ya sedih juga kan kami sudah dilatih secara khusus untuk melakukan pengawalan VIP, namun kami justru dipakai hanya pada saat-saat tertentu, buat kami mengawal pak Gubernur itu merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan,” kata Saefulloh.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Namun, kini ketika Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menggunakan fasilitas itu, Saefulloh sangat senang. Ia dan teman-temannya kembali merasakan bisa mengawal dan mengamankan Gubernur. Yang lebih penting bagi Saefulloh, pak Soni orangnya sangat komunikatif. “Beliau selalu mencari kami kalau beliau sedang makan, selalu ingat kami,” ungkap Saefullah.

Voorijder memang fasilitas bagi pimpinan lembaga negara dalam menjalankan tugas kenegaraan. Sehingga Soni selalu dikawal dua motor besar voorijder ketika beraktivitas di luar Balai Kota. Selain itu, pengawalan tersebut juga selalu digunakan ketika berangkat ke Balai Kota dari rumah dinas gubernur dan kembali pulang ke rumah dinas gubernur di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.

Ada empat personel Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta yang bertugas mengawal Sumarsono. Mereka dibagi ke dalam dua shift sehingga Sumarsono dikawal oleh dua voorijder tiap harinya.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, menjelaskan, pengawalan motor voorijder merupakan fasilitas dan hak yang didapatkan gubernur.

“Jadi, kemarin Pak Ahok tidak berkenan (pakai voorijder), Pak Soni (Sumarsono) berkenan. Tergantung mood pimpinan,” kata Mawardi seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (26/12/2016).

Dia mengatakan, Kepala Dishubtrans DKI Jakarta yang berwenang menentukan jumlah pengawalan menggunakan motor voorijder. Setahu dia, Sumarsono dikawal oleh dua motor voorijder setiap harinya.

Biro KDH dan KLN, kata Mawardi, menawarkan fasilitas itu kepada Sumarsono sejak dilantik menjadi Plt. Gubernur DKI Jakarta.

“Kami tawarkan, apa Bapak berkenan (menggunakan voorijder)? Beliau bilang, siapkan saja (motor voorijder) untuk kelancaran aktivitas,” kata Mawardi.

Ahok memang sudah lama tidak menggunakan voorijder, namun ketika akan bertemu Presiden Republik Indonesia atau ada acara kenegaraan, dia juga minta dikawal voorijder. Ahok terlihat masih menggunakan motor voorijder. (EW)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?