Plt Gubernur DKI Jamin Pedagang Senen Bisa Jualan Lagi

Soni mengatakan, negara hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu para pedagang pasar Senen yang sedang ditimpa musibah. "Pasar adalah salah satu sentra ekonomi bagi para pedagang dalam mencari nafkah, pemerintah sudah menyiapkan bagi Bapak dan ibu untuk tetap bisa berjualan di lokasi ini," jamin Soni.

Plt Gubernur DKI Jamin Pedagang Senen Bisa Jualan Lagi


Jakarta, Telegraf,- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjamin dan bahkan sudah menyiapkan agar ribuan pedagang Pasar Senen korban kebakaran bisa berjualan kembali. Untuk itu, Sumarsono memerintahkan PD Pasar Djaja dan lembaga usaha kecil menengah (UKM) untuk menyiapkan lokasi berjualan dan bantuan modal bagi yang kehilangan barang dagangannya akibat terbakar.

“Kami telah menyiapkan Blok 5 dan Blok 6 ditambah lahan parkir di Blok 1 untuk kios darurat selama pasar dibangun kembali, agar Bapak dan ibu bisa berjualan kembali,” ujar Soni, sapaan akrab dalam wawancara dengan sejumlah stasiun televisi swasta nasional di Jakarta, Jumat (20/1/2017)

Ketika mendatangi para pedagang korban kebakaran Pasar Senen, Soni banyak mendapat keluhan dari para pedagang. Mereka khawatir pasca kebakaran mereka tidak bisa berjualan lagi karena kios mereka sudah ludes dilalap api.

Kehadiran Soni membuat para pedagang gembira dan lega. Karena secara tegas Soni mengatakan, negara hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu para pedagang pasar Senen yang sedang ditimpa musibah. “Pasar adalah salah satu sentra ekonomi bagi para pedagang dalam mencari nafkah, pemerintah sudah menyiapkan bagi Bapak dan ibu untuk tetap bisa berjualan di lokasi ini,” jamin Soni.

“Tapi barang kami sudah habis terbakar, sementara kami selama ini ditolak pihak asuransi ketika kami mendaftarkan asuransi, jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi pak,” tutur Korin, salah satu pedagang korban kebakaran Pasar Senen.

Soni menjawab Pemerintah Provinsi akan membantu mengurus asuransi karena kerugian materi dalam kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Januari 2017.

“Yang jelas yang menyelesaikan masalah ini (kebakaran). Kecuali ada korban jiwa, baru pemerintah bisa memberikan santunan, sementara begitu solusinya. Saya belum berpikir lebih jauh dulu kecuali adalah membantu proses asuransi,” katanya

Menanggapi apa penyebab kebakaran, Soni menyerahkan masalah tersebut kepada pihak Kepolisian. Karena tugas penyelidikan dan penyidikan ada di Kepolisian. Secara pribadi ia hanya menduga penyebab kebakaran di kawasan Pasar Senen tersebut adalah hubungan pendek arus listrik. “Faktor yang paling saya curigai dan duga terkait penyebab kebakaran yang sering terjadi adalah faktor korsleting, arus pendek. Kemudian user atau pengguna fasilitas itu yang sekarang soal pemahaman listriknya yang relatif kurang cermat,” ujarnya.

Sumarsono mengaku segera melakukan evaluasi terkait dengan kondisi pasar di Jakarta untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran. Hal itu untuk mengetahui pemicu utama kebakaran: apakah listrik, prasarananya, atau penggunanya. “Saya akan lakukan evaluasi mengenai kondisi pasar secara menyeluruh di Jakarta, untuk mencegah kemungkinan kebakaran di tempat lain, tidak hanya Senen,” katanya.

Selain itu, Sumarsono berharap tidak ada penjarahan di Blok I dan II kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, saat terjadinya kebakaran yang melahap 1.012 kios di sana. “Yang kita hindari jangan sampai ada penjarahan dan itu sudah saya serahkan ke aparat pengamanan,” katanya. (Edi Winarto)


Edo W.

close