Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pesan Revolusi Mental Soni Untuk DKI Jakarta
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Pesan Revolusi Mental Soni Untuk DKI Jakarta

Edo W. Rabu, 4 Januari 2017 | 15:43 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Telegraf Photo/Koeshondo W.W.
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono meminta birokrasi Pemprov DKI menggaungkan Mars Revolusi Mental. Lagu penyemangat ini rencananya akan dinyanyikan setelah proses menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di setiap acara formal Pemerintah Provinsi DKI.

“Setiap ada agenda formal, setelah lagu Indonesia Raya akan dilanjutkan dengan lagu Mars Revolusi Mental. Setuju?” kata Soni Sumarsono di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Pria kelahiran Tulungagung tersebut ingin mengenalkan Mars Revolusi Mental kepada jajaran aparatur sipil negara Pemprov DKI. Pasalnya, lagu ciptaan Prof Ermaya Suradinata, Rektor IPDN itu sudah dinyanyikan dalam acara-acara resmi di daerah. Tapi kenapa pejabat dan pegawai Pemprov DKI Jakarta banyak yang justru belum mengenali lagu Revolusi Mental.

“Di seluruh daerah ini, biasanya sebuah lagu yang selalu dikumandangkan setelah Indonesia Raya yaitu mars Revolusi Mental. Ternyata di DKI, satu-satunya yang belum mengenal mars Revolusi Mental,” ungkap Sumarsono.

Sumarsono menceritakan satu peristiwa ketika Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa asing dengan mars Revolusi Mental. Hal ini terjadi ketika akan serah terima jabatan Gubernur DKI Jakarta di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ketika serah terima di Kemendagri, Pak Ahok tanya, ‘Pak Soni itu lagu apa?’ ‘Itu lagu mars Revolusi Mental’. ‘Liriknya bagus ya’. Lalu saya bilang, ‘nanti saya sosialisasikan di DKI’. Pak Ahok lalu jawab, ‘ya, ya, ya’,” cerita Sumarsono berdialog dengan Ahok.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Sumarsono yang lalu menjabat sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta pun menganggap jawaban “ya” dari Ahok sebagai persetujuan sosialisasi. Sebab, saat ini Sumarsono lah yang sedang menjabat sebagai orang nomor 1 di Pemprov DKI.

Ia mengatakan, mars Revolusi Mental adalah kebijakan dari Presiden Joko Widodo. Di beberapa pemerintahan daerah, pemerintahan kota atau pemprov, mars ini sudah rutin diputar dalam kegiatan formal.

Sebagai upaya sosialisasi, Sumarsono yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri pun berencana membuat lomba antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Menurutnya, lirik lagu yang diciptakan oleh Prof. Dr. Drs. Emaya Surad memuat nilai positif.

“Lagu mars ini, yang sudah bisa bernyanyi, baru Badiklat Provinsi DKI Jakarta. Ini sudah dilatih oleh Badiklat Pusat. Dari pada sulit-sulit, saya akan sediakan kesempatan lomba antar SKPD lagu mars Revolusi Mental. Nanti jurinya asisten dan deputi,” ujar Sumarsono.

Nantinya, lanjut Sumarsono, akan diberikan penghargaan kepada SKPD yang menjadi pemenang lomba. Harapannya, lagu ini akan dihafal dan dipahami oleh para PNS Pemprov DKI Jakarta. (Red)

Photo credit : Telegraf/Koeshondo W.W.


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?