Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pentingnya Balitbangtan Kunci Produktivitas Padi Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Regional

Pentingnya Balitbangtan Kunci Produktivitas Padi Indonesia

Rina C. Latuperissa Rabu, 12 Agustus 2020 | 20:53 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Balitbangtan
Bagikan

Telegraf – Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (11/8/2020) melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Balitbangtan di Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dan diterima Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjri Djufry dengan didampingi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Priatna Sasmita.

Kepada para anggota Komisi IV, Kepala Balitbangtan menegaskan bahwa Balitbangtan siap mendukung seluruh wilayah sesuai kondisi masing-masing dalam pengembangan komoditas pertaniannya.

“Kami punya padi, jagung, kedelai, umbi-umbian, bawang merah, dan untuk ternak ada domba garut bisa kami siapkan pendampinganya disetiap provinsi karena kami memiliki kantor BPTP yang tersebar disetiap provinsi,” tambahnya.

Khusus mengenai penelitian padi, Fadjry mengatakan bahwa Balai Besar Penelitian Padi sejak didirikan tahun 1972 telah menghasilkan kurang lebih 318 varietas unggul baru. Bahkan, tiap tahun Balai Besar ini bisa memproduksi kurang lebih 20 hingga 50 varietas unggul baru yang ditanam di seluruh Indonesia.

“Kita berbangga Indonesia punya riset padi, dari tempat inilah dihasilkan seluruh varietas unggul baru padi yang ada di Indonesia. Dari 12 juta hektar luas tanam padi, 94% varietas padi yang ditanam hasil Balitbangtan. Jadi memang ini sangat berkontribusi besar terhadap padi/pangan, karena kalau meningkatkan produktivitas tidak ada cara lain kecuali memperbaiki kualitas padi kita,” lanjut Fadjri.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan mengenai pentingnya Balitbangtan terutama dalam peningkatan produktivitas padi. “Kita sering melupakan akar masalah, bahwa seluruh produktivitas padi yang ada di Indonesia, kunci utamanya adalah di Balitbangtan,” ujarnya.

Diakhir sambutannya Dedi menyarankan agar areal di BB Padi selain menjadi pusat penelitian juga bisa menjadi wilayah edukasi bagi masyarakat dan pelajar. “Saya dari tadi memandang, bangunan harus diubah semua, kemudian ditata kembali, biar anak-anak sekolah itu mengerti bagaimana cara menanam padi,” ungkapnya.

Dedi juga mengusulkan adanya museum yang menceritakan sejarah penelitian padi di Indonesia. “Saya sarankan diadakan museum sejarah dari awal sampai sekarang (BB Padi) dan museum itu sendiri nantinya dijadikan tempat studinya anak-anak sekolah dan menjadi basic pangan nasional harus dipertahankan,” lanjutnya.

Sementara, Bupati Subang yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Jaja Rohadamaja, melaporkan capaian Kabupaten Subang dalam mendukung program pertanian terutama mengenai potensi luas sawah dan produksi padi.

“Pada tahun 2019 Kabupaten Subang di peringkat ketiga tertinggi se-Indonesia sebagai daerah penghasil beras, Potensi luas sawah di Kabupaten Subang 84.570 hektare merupakan terluas ketiga se-Jawa Barat setelah Indramayu dan Karawang. Panen padi berdasarkan data statistik tahun 2019, sawah seluas 156.298,5 hektare adapun produksi padi 942.932 ton gabah kering giling. Kalau dikonversi ke beras 540.960 ton beras,” jelas Jaja.

Serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam acara tersebut meliputi meninjau gudang benih Unit Pengelola Benih Sumber, melihat display pertanaman Varietas Unggul Baru padi dan demo alat sebar benih dengan drone di areal Kebun Percobaan Sukamandi dilanjutkan ke lahan mina padi dan berakhir di Saung Agroinovasi untuk melakukan tatap muka dengan para tamu undangan yang hadir.


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Regional

Kepemimpinan Perempuan Jadi Sorotan di Dialog Nasional: Dari Akar Rumput hingga Resiliensi Bangsa

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Suasana festival Sundown Markette 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Event yang digelar 370 Agency bersama Inspira Global Karya ini menjadi ruang kolaborasi bagi UMKM, komunitas, dan brand lokal dalam meramaikan kegiatan Ramadan di ibu kota. (doc.Ist)
Regional

Sundown Markette 2026 Berakhir Besok, Festival Ramadan 22 Hari di GBK Catat Antusiasme Ribuan Pengunjung

Waktu Baca 6 Menit
Regional

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026

Waktu Baca 2 Menit
DPO Agusrin
Regional

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit
Mendagri Instruksikan Siskamling, IPDN Lakukan Monitoring di Palembang
Regional

IPDN Pantau Siskamling Palembang, Tindaklanjuti 11 Arahan Mendagri

Waktu Baca 2 Menit
Diton Fest 2025 festival musik Jakarta
Regional

Line-up Lengkap Diton Fest 2025, Ada NTRL dan Endank Soekamti

Waktu Baca 7 Menit
Masjid Jami Al Akhyar Sukabumi Utara
Regional

Dik Doank dan Semangat Anak Negeri: Festival Gema Kemerdekaan Islami TPQ Al Akhyar

Waktu Baca 7 Menit
Regional

Terinspirasi dari Sistem Tulang, Dosen UNU Jogja Kembangkan Komposit Lunak-Keras

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?