Pengamat CSIS: Plt Gubernur Laksanakan Perintah Mendagri Amankan Kebijakan Gubernur Petahana

Pengamat CSIS: Plt Gubernur Laksanakan Perintah Mendagri Amankan Kebijakan Gubernur Petahana

Kebijakan yang dilakukan Sumarsono, lanjut Kristiadi, sesuai perintah pemerintah pusat yang menugaskan dia. "Sejak awal, mas Soni melaksanakan perintah Mendagri untuk mengamankan dan melanjutkan kepemimpinan mas Ahok. Itu saja, dan pak Soni bukan orang yang aneh-aneh. Beliau memiliki rekam jejak di Kemendagri yang sangat lugu, polos dan ingin jalan cepat," ujar J Kristiadi

Pengamat CSIS: Plt Gubernur Laksanakan Perintah Mendagri Amankan Kebijakan Gubernur Petahana


Jakarta, Telegraf – Pengamat Centre Studies for Indonesian Strategic (CSIS) J. Kristiadi tidak percaya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengambil keputusan yang berada di luar wewenangnya. Karena menurut, Kristiadi, Soni adalah sosok birokrat berpengalaman panjang. Tidak mungkin ia melabrak aturan. Kebijakan strategis yang dilakukannya adalah perintah dan tugas pemerintah pusat yang memegang mandat jabatan Gubernur Jakarta yang ditinggal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena mengikuti cuti kampanye.

“Roda pemerintahan tidak boleh berhenti sedetikpun, semua operasional dan pelayananan harus tetap jalan,” kata J Kristiadi di Jakarta dalam wawancara beberapa waktu lalu.

Kebijakan yang dilakukan Sumarsono, lanjut Kristiadi, sesuai perintah pemerintah pusat yang menugaskan dia. “Sejak awal, mas Soni melaksanakan perintah Mendagri untuk mengamankan dan melanjutkan kepemimpinan mas Ahok. Itu saja, dan pak Soni bukan orang yang aneh-aneh. Beliau memiliki rekam jejak di Kemendagri yang sangat lugu, polos dan ingin jalan cepat,” ujar J Kristiadi

Oleh karena itu Kristiadi tidak percaya “manuver” oknum tertentu yang mengatasnamakan “Indra Krishnamurti.” Petisi online yang diunggah seseorang yang mengaku warga Tangerang di change.org. cenderung menyudutkan dan menjatuhkan nama baik Sumarsono karena menyebut kalimat ‘Usut dan Pidanakan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono Atas Penyalahgunaan Wewenang’ itu. Padahal faktanya, tuduhan itu sangat keji dan tidak berdasar. Karena Sumarsono dalam menjalankan tugasnya sebagai Plt Gubernur taat dengan azas hukum dan selalu minta persetujuan dengan Menteri Dalam Negeri.

“Secara pribadi saya percaya betul (kejujuran Sumarsono,red),” tandas J Kristiadi.

Menanggapi isu yang bertebaran dan petisi online sengaja dihembuskan pihak tertentu, Sumarsono mengaku tidak ambil pusing. “Mau petisi atau apa saja, yang penting saya ke sini untuk bekerja. Saya hanya kerja, kerja, dan kerja. Penilaian tergantung pada publik,” kata Soni di Jakarta, Rabu (18/1/2016).

Pria yang akrab disapa Soni ini menilai petisi yang ditujukan kepadanya merupakan konsekuensi dari tugas yang dipercayakan negara kepadanya. Selama masih diberikan kepercayaan, ia mengaku siap melaksanakan tugas dengan baik.

“Saya bekerja dalam koridor peraturan dan mengantisipasi situasi yang ada di Jakarta ini. Jam per jam, detik per detik, bisa berubah-ubah,” ujar Soni.


Edo W.

close