Pengacara Ahok Raih Gelar Doktor

Dihadapan para Guru Besar civitas akademika Unhas, Urban membawakan disertasinya berjudul Hakikat Kedudukan Hukum Penyertaan Modal Pemerintah pada Penyelenggaraan PT Persero BUMN.

Pengacara Ahok Raih Gelar Doktor

Jakarta, Telegraf,- Urbanisasi, salah satu sosok pengacara Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat kado istimewa di hari Jumat, 27 Januari 2017. Pemegang gelar Certificate Legal Auditor (CLA) ini meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Hasanudin (FH Unhas).

Urbanisasi berhasil mempertahankan disertasinya pada promosi doktor yang digelar di Gedung FH Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan Km 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dihadapan para Guru Besar civitas akademika Unhas, Urban membawakan disertasinya berjudul Hakikat Kedudukan Hukum Penyertaan Modal Pemerintah pada Penyelenggaraan PT Persero BUMN.

Pengacara pada Urban Law Office & Partners ini meneliti tentang penyertaan modal BUMN. Tampil sebagai ko promotornya adalah Prof Dr Aminuddin Ilmar SH MH. Sedangkan ko promotornya Prof Dr Abdul Razak SH MH dan Prof Dr Syamsul Bachri SH MS.

Terkait langkahnya bergabung dalam Tim Pembela Ahok, Urban punya pandangan bahwa ia harus membela orang yang didzalimi. “Agama Islam melarang orang berbuat dzalim sekalipun dengan makhluk sekecil apapun ciptaan Allah, apalagi manusia, kita harus berbuat adil dimuka bumi,” ujar Urbanisasi yang juga seorang muslim.

Menurut Urban, Ahok tidak terbukti bersalah dalam kasus penistaan agama yang dialaminya. “Karena pak Ahok itu tidak ada niat sedikitpun untuk menistakan agama, ia telah berbuat baik kepada sesama umat manusia termasuk kepada teman-teman muslim. Pak Ahok justru gubernur yang memberangkatkan marbot (penjaga masjid,red) untuk berangkat umroh, pak Ahok juga membangun masjid dimana-mana, sangat tidak masuk akal beliau berbuat itu,” katanya.

Edo W.

close