Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Para Relawaan di Lampung Diskusikan Agenda Bangsa
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Para Relawaan di Lampung Diskusikan Agenda Bangsa

Didik Fitrianto Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:15 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo berdialog dengan sejumlah petani di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu, 21 April 2021. Turut bersama Presiden ialah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FILE/BPMI/Lukas
Photo Credit: Presiden Joko Widodo berdialog dengan sejumlah petani di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu, 21 April 2021. Turut bersama Presiden ialah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FILE/BPMI/Lukas
Bagikan

Telegraf – Kendati dalam pemilihan umum para calon mengusung tema-tema kampanye untuk menarik pemilih, namun agenda bangsa mesti menjadi acuan utama. Agar terbentuk agenda bangsa yang berkualitas, kesempatan luas mesti diberikan ke seluruh warga untuk menyampaikan aspirasinya.

Tiap calon pemimpin baik presiden, gubernur atau walikota dan bupati biasanya membuat rencana pembangunan sendiri dalam kampanye pemilihan. Hal itu tentu tak menguntungkan, perbedaan-perbedaan terjadi ada kepentingan-kepentingan pribadi yang kuat. Masa depan pembangunan bangsa akan menghadapi tantangan dalam mengkonsilidasikan program.

Pokok pikiran itu disampaikan oleh Ketua Umum Seknas Jokowi, Rambun Tjajo, saat membuka Fokus Group Discussion (FGD) secara daring, Jum’at (19/08/2022) di Lampung, dengan topik Agenda 45: Jalan Kesejahteraan Indonesia.

Puluhan relawan yang menjadi peserta FGD datang dari berbagai kota di Provinsi Lampung. Mereka membicarakan usulan-usulan bidang energi, pangan, kebudayaaan, tata kelola pemerintahan serta geopolitik global agar dapat mewarnai rumusan RPJP 2025-2045. Hasil diskusi akan mempertajam ide-ide yang berkembang di provinsi-provinsi lain.

“Kita sadar bahwa RPJP adalah program politik bangsa bukan program tiap pemimpin,” kata Rambun.

Proses penyusunan Agenda 45 ini bersikap inklusif karena melibatkan aspirasi warga seluas mungkin. Menurut Rambun, Seknas Jokowi menyediakan platform untuk mengembangkan rumusan atau produk untuk menyusun RPJP 2025-2045. Ini politik kebangsaan yang dihasilkan dengan membuka ruang luas tidak hanya hasil diskusi para politisi nasional saja.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

“Ini bagian penting pembangunan poltik bangsa, prosesnya kami harapkan memberi inspirasi semua orang membangun tatanan sistem sosial politik yang berkesinambungan dan menghargai proses,” tambahnya lagi.

Di tambahkan oleh Ketua Pelaksana FGD Afrintina, bahwa pertemuan daring diikuti oleh 50 peserta. Mereka semuanya merupakan narasumber yang mewakili dari berbagai instansi.

“Profesi mereka sehar-hari adalah Aparat Penegak Hukum, DPRD, Akademisi, Praktisi, Lembaga Masyarakat, Pengusaha, Swasta, Media, dan lain sebagainya,” tambah Afrin.

Selanjutnya FGD akan berlangsung di Yogyakarta pada 20 Agustus, sedangkan relawan Kalimantan Barat akan menggelarnya pada 25 Agustus di Pontianak. Hasil-hasilnya akan dirumuskan oleh sebuah tim kecil yang dibentuk oleh Pengurus Pusat Seknas Jokowi. Tim akan mengumumkannya ke publik sebelum menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo agar dilaksanakan oleh pemerintahan hasil Pemilu 2024.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?