Manulife Investment Management memperkuat keahlian digitalnya di Asia

Manulife Investment Management pada hari ini mengumumkan penunjukan Grace Ho, Chief Marketing Officer, Asia, sebagai Head of Direct Digital Business and Portfolios, Asia.

Manulife Investment Management memperkuat keahlian digitalnya di Asia


Telegraf, Manulife Investment Management pada hari ini mengumumkan penunjukan Grace HoChief Marketing OfficerAsia, sebagai Head of Direct Digital Business and PortfoliosAsia. Jabatan baru ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperluas keahlian distribusi digital guna beradaptasi dengan kondisi normal yang baru: serangkaian kebutuhan terkini nasabah dalam investasi dan dana pensiun, serta model-model distribusi produk yang baru dengan sejumlah pihak perantara dan platform digital langsung.

Michael DommermuthHead of Wealth and Asset ManagementAsia, Manulife Investment Management, berkomentar:

“Sejalan dengan langkah kami untuk terus berinvestasi dalam digitalisasi, kami harus mengubah struktur perusahaan dan menciptakan pengendalian misi yang mengusung manajemen strategis atas sejumlah proposisi bisnis, portofolio produk digital, serta penyelarasan dengan teknologi di beragam pasar di Asia. Kami harus memiliki fokus yang tajam, mengutamakan prioritas, dan rencana penyediaan produk terhadap peluang-peluang bisnis terbesar.”

Dalam jabatan barunya, Grace bertugas mengelola bisnis digital secara langsung, dan bertanggung jawab untuk mengintegrasikan portofolio produk digital seperti Manulife iFUNDS, serta pengalaman log-in website ke dalam ekosistem digital Manulife Investment Management pada platform-platform investasi dan dana pensiun. Tujuannya ialah menciptakan imbal-hasil bisnis yang berkelanjutan.

Grace kelak mengurus produk Manulife iFUNDS, platform digital yang memenangi penghargaan dan membantu investor untuk mengelola portofolio reksa dana, memperoleh akses terhadap analisis pasar, serta melakukan transaksi reksa dana. Manulife iFUNDS merupakan layanan penting dalam portofolio pengelolaan aset investasi Manulife. Dengan Manulife iFUNDS, Manulife dapat melayani kebutuhan nasabah dalam tabungan asuransi, investasi, dan dana pensiun secara lebih baik.

“Covid-19 telah mengubah cara industri dalam mendistribusikan solusi-solusi pengelolaan aset, dan kami memiliki solusi yang penuh terobosan lewat Manulife iFUNDS demi menjawab tantangan tersebut. Kami bertugas untuk memanfaatkan dan mengandalkan Manulife iFUNDS, menghadirkan solusi pengelolaan aset secara lengkap di beragam pasar di Asia,” ujar Grace HoHead of Direct Digital Business and PortfoliosAsia, Manulife Investment Management.

Fokus lain dari jabatan baru ini ialah pengembangan sederet solusi digital dalam mendukung kanal distribusi khusus Manulife.

“Di samping fokus terhadap pengalaman nasabah, strategi digital Manulife Investment Management selalu berorientasi untuk mewujudkan keunggulan para penasihat keuangan yang didukung teknologi digital bagi nasabah-nasabah dana investasi dan dana pensiun. Solusi-solusi digital berperan penting dalam melengkapi para penasihat keuangan dengan analisis investasi dan pasar demi menghadirkan pengalaman nasabah yang bermutu, sesuai dengan keinginan nasabah,” jelas Grace.

Manulife iFUNDS telah diluncurkan di Hong KongMalaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam sejak 2019. Layanan ini membantu para nasabah dan penasihat keuangan Manulife dalam beragam cara. Nasabah dapat merencanakan dan mentransaksikan reksa dana pada platform Manulife iFUNDS, sementara, para penasihat keuangan mudah mengakses informasi portofolio nasabah guna menyediakan layanan virtual secara tepat waktu, namun masih melibatkan sentuhan manusia.

“Saat ini, Manulife iFUNDS digunakan untuk melayani lebih dari 100.000 akun nasabah dan lebih dari 3.000 penasihat keuangan Manulife di Asia. Tingkat penggunaan layanan tersebut di berbagai pasar tergolong baik. Lebih dari 70% akun kami di Hong Kong memakai Manulife iFUNDS, dan di Malaysia, lebih dari 70% transaksi ditangani lewat solusi digital tersebut sejak diluncurkan pada Oktober 2020,” tambah Grace.

“Kami meluncurkan Manulife iFUNDS di Singapura demi membantu penasihat keuangan dengan teknologi digital agar mereka mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah yang terhubung dengan program investasi. Di negara-negara yang telah memiliki Manulife iFUNDS, kami ingin mencapai tingkat penggunaan nasabah sebesar 100% dalam tiga tahun.”

Transisi digital Manulife Investment Management lebih dari sekadar portofolio reksa dana ritel. Pada 2020, tingkat penggunaan kanal-kanal digital Mandatory Provident Funds (MPF) di Hong Kong telah mencapai 74% dan 66% untuk Tax-deductible Voluntary Contributions dan pembukaan MPF Personal Account baru.

“Di tengah pandemi, kami telah mengadakan 75 webinar dan konferensi virtual di tingkat regional pada 2020. Sejumlah kegiatan ini diikuti oleh kanal-kanal distribusi dan investor akhir, serta disaksikan sebanyak lebih dari 53.000 kali. Media sosial turut dimanfaatkan untuk membagikan analisis pasar dan investasi, baik secara langsung menjangkau nasabah atau membantu penasihat keuangan dalam berinteraksi dengan nasabah. Lebih dari 400 artikel sosial media telah dirilis, dan dilihat sebanyak 22 juta kali,” tambah Grace.

Rekrutmen untuk jabatan Chief Marketing OfficerAsia, tengah dilakukan, dan Grace tetap memegang jabatan tersebut hingga penggantinya bergabung dengan perusahaan.

close