Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Laba Mei BNI Syariah 2018 Capai 165 Milar
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Laba Mei BNI Syariah 2018 Capai 165 Milar

Atti K. Minggu, 10 Juni 2018 | 10:49 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Sariah) targetkan laba tahun ini 2018 mencapai 400 triliun dimana hingga saat ini mei laba sudah mencapai 165 miliar ungkap Wahyu Avianto SEVP Keuangan dan Operasional BNI Syariah.

“Laba tahun 2018 paling enggak capai 400 miliar, per mei ini sudah capai 165 miliar. Untuk pembiayaan kita targetkan sampai akhir tahun kita bisa booking 27 triliun dari Rp 24 triliun,” tuturnya usai Bincang Santai Ramadhan bersama Jurnalis di Jakarta, Jumat (8/6).

Wahyu juga mengatakan hingga saat ini Mei 2018 posisi pembiayaan sebesar 24,7 triliun sementara pembiayaan terbesar masih berada di cabang sebesar Rp18,2 triliun, pembiayaan terbesar masih di konsumer terutama di perumahan yang mencatat sebesar Rp10,9 triliun.

Ditemui di tempat yang sama Direktur Utama Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah) Abdullah Firman Wibowo mengatakan untuk mencapai bank umum kegiatan usaha (BUKU) III butuh tambahan modal sebesar 1 triliun, dikarenakan untuk mendapatkan BUKU III persyaratan utama modal inti bank harus Rp 5 triliun. Sedangkan modal BNI Syariah hingga saat ini baru mencapai Rp 4 triliun.

“Salah satu transformasi kami yakni pada tahun 2019 BNI Syariah sudah masuk BUKU III. Untuk itu perlu tambahan modal karena persyaratan menjadi BUKU III modal intinya Rp 5 triliun, sedang saat ini modal kami baru Rp 4 triliun,” kata Firman.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Firman menambahkan apabila BNI Syariah sudah mengantongi BUKU III maka perkiraan pada tahun 2022 BNI Syariah akan menjadi leading syariah banking pertama di Indonesia. (Red)


Photo Credit : Direktur Utama Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah) Abdullah Firman Wibowo  kiri beserta jajarannya saat berfoto usai berbincang dengan media. FILE/Dok/Ist. Photo


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?