TELEGRAF – Kementerian Agama Republik Indonesia dengan bangga mengumumkan para pemenang Kompetisi Pidato Nasional 2024. Kompetisi yang kali pertama digelar ini menghadirkan talenta-talenta muda dari seluruh penjuru negeri, yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam berbicara di depan publik dengan tema-tema yang relevan dan penuh inspirasi.
Menteri Agama, Gus Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para peserta dan pemenang kompetisi ini. “Generasi muda Indonesia telah menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar dalam menggerakkan perubahan melalui kekuatan kata-kata. Saya sangat bangga melihat semangat, dedikasi, dan kecerdasan yang ditunjukkan oleh para peserta dalam Kompetisi Pidato Nasional tahun ini,” ujar Menteri Agama di Jakarta pada Sabtu (10/8/2024) malam.
Menag juga menyampaikan pesan kepada para finalis dan generasi muda. Di masa depan, dunia mungkin akan menjadi lebih menantang daripada sekarang. Namun, hadapilah dunia ini dengan keyakinan dan kemampuan yang kalian miliki. “Jangan terlalu berharap pada dunia, tetapi berusahalah untuk memperbaikinya dan menjadikannya tempat yang lebih baik dengan apa yang bisa kita kontribusikan,” tegas Menag.
“Selamat kepada para pemenang dan semua peserta. Ingatlah bahwa kompetisi ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang kalian dalam menyampaikan ide dan gagasan yang membangun,” imbaunya lebih lanjut.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, melaporkan tema yang diusung dalam kompetisi ini, yaitu “Pancasila dan Moderasi Beragama dalam Pandangan Gen Z”, yang sangat relevan dengan situasi bangsa kita saat ini, terlebih dalam bulan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. “Kita semua, terutama generasi muda yang akan datang, harus menyadari bahwa Pancasila merupakan falsafah bangsa dan ideologi negara yang memayungi dan mengayomi kita semua, yang berbeda-beda namun tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tukas Abu.
Terkait moderasi beragama, Abu menuturkan bahwa kita memahami sebagai bangsa yang terdiri dari beragam agama, suku, budaya, dan golongan, PKN ini adalah momentum yang tepat untuk kembali menggelorakan pentingnya toleransi, kerukunan, dan hidup berdampingan dengan orang-orang yang berbeda dengan kita. “Perbedaan ini justru memperkuat kita dan menunjukkan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi serta kebhinekaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesannya.
Kompetisi Pidato Nasional 2024 berhasil menelurkan tiga juara utama, yaitu Syatta Imtiyaaz Thuvaila dari MAN 1 Yogyakarta, Alivy Huriyah Rizkha Ramadhani dari MAN 2 Malang, dan Muhammad Irkham Najibuddin dari MA Darul Hikmah Jepara. Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada beberapa peserta lainnya yang juga menunjukkan penampilan luar biasa.
Berikut adalah daftar juara yang berhasil meraih prestasi gemilang:
TERBAIK
1. Syatta Imtiyaaz Thuvaila – MAN 1 Yogyakarta, DI Yogyakarta
2. Alivy Huriyah Rizkha Ramadhani – MAN 2 Malang, Jawa Timur
3. Muhammad Irkham Najibuddin – MA Darul Hikmah Jepara, Jawa Tengah
Kemenag juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta-peserta berikut atas kontribusi dan penampilan mereka yang mengesankan:
SPECIAL MENTIONS
– Dhaffa Al-Ghifari – FE MAN 2 Pekanbaru, Riau
– Nanda Sherly Mulyaini S.G – SMAK Santo Aloysius, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
– Muhammad Da’il Barokah – MAS Ulumul Qur’an, Kota Banda Aceh
– Reyhana Shillan Putri Reshma – MAN Kota Sorong, Papua Barat
– Mary Sherlhyana – SMAK Santo Mikhael Solor Flores Timur, NTT