Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kebijakan Baru BI Dongkrak Sektor Industri Properti
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Properti

Kebijakan Baru BI Dongkrak Sektor Industri Properti

Rina C. Latuperissa Kamis, 25 Februari 2021 | 03:34 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Pekerja proyek perumahan dan properti. FILE/IST. PHOTO
Photo Credit: Pekerja proyek perumahan dan properti. FILE/IST. PHOTO
Bagikan

Telegraf – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) telah menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50%. Selain itu, BI juga melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti.

“Kebijakan baru dari BI diharapkan menggairahkan pertumbuhan ekonomi nasional dan bisa menjadi angin segar untuk mendongkrak pertumbuhan properti yang sedang mengalami stagnasi di tengah pandemi,” kata Country Manager Rumah.com Marine Novita dalam keterangan tertulisnya, (25/02/2021).

Marine menambahkan bahwa kebijakan penurunan BI7DRR dan DP rumah nol rupiah bisa memberikan pengaruh positif terhadap sektor properti khususnya sub-sektor perumahan atau apartemen. Hal ini juga mendongkrak 170 industri terkait.

Menurutnya, yang paling penting diperhatikan dalam pelaksanaan kebijakan ini adalah perbankan harus selalu menjaga prudence, memperhatikan profil risiko debitur, dan kolateral.

Menurut Marine, keluarnya dua kebijakan baru BI tersebut sesuai hasil Consumer Sentiment Study H1 2021 dimana responden menyatakan keinginannnya agar pemerintah mengeluarkan kebijakan di tengah pandemi agar bisa menurunkan angsuran kredit kepemilikan rumah (KPR) dinyatakan oleh 85% responden, sementara 67% responden mengemukakan harapan agar pemerintah bisa menurunkan besaran uang muka.

“Selain itu ketidakmampuan membayar uang muka memang menjadi hambatan konsumen atau kesulitan yang dihadapi ketika mengambil KPR,” ungkapnya.

Membayar uang muka KPR memang menjadi masalah tersendiri bagi sebagian konsumen, oleh karena itu berbagai strategi dilakukan untuk mempersiapkan uang muka pembelian properti. Sebagaimana hasil survei Consumer Sentiment Study H1 2021, mayoritas atau sekitar 59% responden menyatakan mereka mulai menabung sebelum mencari rumah.

Sedangkan 25% responden menyatakan mulai menabung setelah memperkirakan biaya untuk membeli rumah. Sementara 11% responden mulai menabung setelah memutuskan properti yang akan dibeli dan 5% responden meminta dana dari orangtua maupun keluarga untuk membayar uang muka.

Marine menjelaskan bahwa penurunan BI7DRR menjadi 3,75% pada Q4 2020 lalu telah mendorong turunnya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Secara kuartalan, masing-masing suku bunga kredit mengalami penurunan sebesar tiga dan dua bps, menjadi masing-masing 8,32%.

“Penurunan suku bunga KPR dan KPA memang belum sebesar penurunan BI7DRR. Meski demikian, kita sudah melihat upaya bank yang menurunkan suku bunga KPR sebesar 15 bps pada Juli hingga Oktober, dimana pada saat itu BI7DRR stagnan di 4%. Kita berharap bank terus melakukan penyesuaian suku bunga KPR dan KPA apalagi dengan adanya penurunan BI7DRR menjadi 3,5% dan kebijakan DP Rumah Nol Persen,” ujarnya.

Portal properti Rumah.com ditunjuk sebagai penyedia teknologi untuk pameran properti virtual bertajuk Anniversary BTN Solusi Properti Expo.

Dalam program Anniversary BTN Solusi Properti Expo yang akan berlangsung pada 27 Februari hingga 31 Maret 2021 mendatang, Bank BTN menawarkan suku bunga rendah sebesar 4,71% menyusul pengumuman penurunan suku bunga acuan BI menuju rekor terendah.


Photo Credit: Pekerja proyek perumahan dan properti. FILE/IST. PHOTO

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Hadiah Patung Tokoh Pers Dan Tokoh Samin Untuk PWI Pusat
Waktu Baca 3 Menit
Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit

GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan

Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Foto : Stand KODAI DOOR di Hall B, Booth No. 17B, Pameran MEGABUILD Indonesia 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. (Doc.Ist)
Properti

KODAI DOOR Pamerkan Inovasi Pintu Kedap Suara di Hari Pertama MEGABUILD Indonesia 2025

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Dukung Program 3 Juta Rumah Kalangan Pengembang Harapkan Pemerintah Bikin Terobosan Baru

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Siapkan Pembiayaan 150.000 Rumah Rendah Emisi

Waktu Baca 5 Menit
Ekonomika

Genjot Penyaluran Kredit, BTN Gelar Akad Kredit Massal

Waktu Baca 5 Menit
Properti

Backlog Perumahan Capai 9,9 Juta PUPR Bentuk Ekosisitem Pembiayaan

Waktu Baca 4 Menit
Prosesi pelepasan balon oleh Bapak dan Ibu manajemen Kawan Lama Group, Sinar Mas Land, ARTOTEL Group dan PT Total Bangun Persada juga turut meriahkan acara topping off ARTOTEL Living World pagi ini
Properti

ARTOTEL Living World: Hotel Butik Bergaya Seni di Timur Jakarta Memasuki Tahap Akhir Pembangunan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Berikan Kemudahan Kepemilikan Rumah Untuk Para Pesepakbola Tanah Air

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BI : Uang Beredar Tumbuh 6,4% Setara Rp8.350,5 triliun

Waktu Baca 1 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?