Jokowi Sholat dan Wakafkan Al Qur'an di Masjid Beijing China

Jokowi Sholat dan Wakafkan Al Qur’an di Masjid Beijing China

"Selain Sholat Presiden Joko Widodo sekaligus melihat-lihat Masjid Niujie, di Beijing, China. Di masjid tertua yang dibangun pada tahun 966 ini, Presiden menunaikan shalat Sunnah tahyatal masjid. Di masjid ini, Presiden Joko Widodo menyerahkan wakaf Al Quran dan kaligrafi surat Al-Fatihah khas."

Jokowi Sholat dan Wakafkan Al Qur’an di Masjid Beijing China


Telegraf, Jakarta – Opini yang selama ini disebar oknum kelompok tertentu yang menuding China komunis dan anti Tuhan dan agama ternyata tidak terbukti dan fitnah keji. Justru negara ini melindungi umat beragama. Terbukti Presiden Joko Widodo dengan khusuk bisa menunaikan ibadah Sholat di masjid nan indah di negeri tirai bambu itu, yakni Masjid Niujie, di Beijing, China.

Ibadah Sholat yang tak pernah ditinggalkan Presiden dilakukannya di sela-sela kunjungan kerja untuk menghadiri Belt and Road Forum for International Cooperation atau KTT Jalur Sutera.

Selain Sholat Presiden Joko Widodo sekaligus melihat-lihat Masjid Niujie, di Beijing, China. Di masjid tertua yang dibangun pada tahun 966 ini, Presiden menunaikan shalat Sunnah tahyatal masjid. Di masjid ini, Presiden Joko Widodo menyerahkan wakaf Al Quran dan kaligrafi surat Al-Fatihah khas.

Begitu memasuki kompleks masjid yang dibangun pada tahun 996 Masehi itu, Jokowi yang mengenakan stelan jas lengkap dan kopiah hitam disambut sejumlah pengurus masjid. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (14/05/2017).
Setelah mengambil air wudhu, Jokowi menunaikan salat sunnah tahiyyatul masjid dua rakaat di atas hamparan sajadah warna krem yang telah disediakan pengurus.

Kemudian Jokowi mendengarkan penjelasan mengenai sejarah berdirinya masjid terbesar di Beijing itu dari Ali Yang Gunjin yang sehari-hari bertindak selaku imam masjid tersebut. Masjid tersebut juga cukup populer di kalangan warga Indonesia yang berwisata ke Beijing.

Cinderamata Mushaf Al-Quran
Presiden Jokowi kemudian memberikan cinderamata kaligrafi Arab, Mushaf Al-Quran berasal dari Indonesia, kopiah hitam dan sarung kepada Imam Ali sebagai cendera mata khas Nusantara.

Sebaliknya, Imam Ali memberikan kenang-kenangan berupa kaligrafi Arab bertuliskan kalimat tauhid lengkap dengan terjemahan bahasa Mandarin dan buku mengenai perjalanan Islam di China.

Setelah itu, Jokowi menyempatkan diri menziarahi makam pendiri dan imam Masjid Niujie, Syekh Ali Imaduddin dan Syekh Ahmad Alburthoni.

Di depan pusara makam yang berada di sudut kompleks masjid itu, Jokowi didampingi imam membaca doa ziarah kubur selama beberapa menit.

Dari makam, Presiden Jokowi melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Asosiasi Muslim Tiongkok Yang Faming.

Selama kunjungan tersebut, Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Duta Besar RI untuk China Soegeng Rahardjo.

Dalam kunjungan itu Presiden Jokowi juga menyalami beberapa warga negara Indonesia yang tinggal di Beijing. (Edo)


Edo W.

close