Jokowi Hadiri Kajian Ramadhan Bersama Petinggi Muhammadiyah

Jokowi Hadiri Kajian Ramadhan Bersama Petinggi Muhammadiyah

"Kehadiran Jokowi disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, sejumlah pimpinan Muhammadiyah Pusat dan Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur di kampus tersebut."

Jokowi Hadiri Kajian Ramadhan Bersama Petinggi Muhammadiyah


Telegraf, Malang – Kedekatan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan para petinggi Muhammadiyah belakangan ini kian terajut sangat mesra. Dalam beberapa kesempatan Presiden terlihat runtang runtung dengan sejumlah tokoh Muhammadiyah, termasuk seringnya mereka menjalin pertemuan di istana Negara.

Kedekatan Jokowi dengan sejumlah tokoh Muhammadiyah ini mengingatkan kedekatan Bung Karno juga dengan para tokoh Muhammadiyah di awal kemerdekaan.

Kali ini Jokowi menyempatkan diri mengunjungi Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2017). Disana Jokowi menghadiri kegiatan Kajian Ramadan 1438 H sekaligus menggelar pertemuan bertema kajian Ramadhan. Sejumlah tokoh Muhammadiyah berkumpul bersama Presiden.

Jokowi tiba di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang sekitar pukul 14.10 WIB, Sabtu (3/6/2017). Kehadiran Jokowi disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, sejumlah pimpinan Muhammadiyah Pusat dan Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur di kampus tersebut.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran, disambung dengan sambutan pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur dan dilanjutkan dengan taushiyah oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dalam kesempatan ini, Jokowi dipasangkan jas almamater Universitas Muhammadiyah Malang berwarna merah. Jokowi sempat khawatir saat hendak dipakaikan jas oleh pihak kampus.

“Tadi pas mau dipakaikan jas, jaket ini, saya khawatir apakah masih muat? Tapi setelah dipakai, pas begini. Artinya, saya masih kurus. Alhamdulillah masih kurus,” kata Jokowi yang disambut tawa hadirin.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Fauzan, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kedatangan Presiden Jokowi sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang telah meneguhkan negara Pancasila sebagai ‘darul ahdi wasysyahadah’.

Darul ahdi bermakna bahwa negara kita ini merupakan hasil konsensus nasional, yang melintasi keragaman etnis, agama, bahkan kekuatan politik dan golongan. “Sementara darusyahadah menegaskan bahwa tanah air ini adalah bukti kesaksian kita atas Indonesia yang merdeka, yang harus dijaga bersama menuju negeri yang makmur, adil dan bermartabat,” kata Fauzan.

Hadir dalam kegiatan ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Hadir juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. (tm)


Edo W.

close