Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Indonesia Records Merilis Ulang Lagu N I Want U
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Indonesia Records Merilis Ulang Lagu N I Want U

Rina C. Latuperissa Jumat, 4 Desember 2020 | 20:05 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Arthur Gibrananto, Revemayuzumi, Santy, dan Aurel Larasati. (Dok. Istimewa)
Arthur Gibrananto, Revemayuzumi, Santy, dan Aurel Larasati. (Dok. Istimewa)
Bagikan

Telegraf, Untuk eksplorasi lebih dalam dengan penerapan konsep musik kekinian, kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati yang dibentuk oleh Indonesia Records merilis ulang lagu N I Want U yang pernah dipopularkan Santy. Lagu N I Want U versi terbaru tersebut dirilis pada Selasa 1 Desember 2020 di kanal YouTube Napak Boemi Indonesia.

N I WANT U digarap secara fresh oleh Revemayuzumi dan dikemas secara visual oleh Arthur Gibrananto dengan melibatkan Aurel Larasati dari Namarina Dance Academy, Penari balet profesional. Menariknya, lagu tersebut tetap dibawakan oleh penyanyi aslinya, Santy.

Santy tinggal di Jakarta, saat kami wawancarai pada Jumat (4/12/2020) ia mengatakan, “Lagu N I Want U adalah satu lagu di album saya yang dirilis pada tahun 2004 lalu. Kolaborasi saya dengan Revemayuzumi. Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati membawakan versi terbarunya ini agar juga mengena dengan selera musik saat ini. Lagu ini tentang kegalauan seseorang pada jalinan cintanya, mau lanjut atau tidak.”

Pada kesempatan yang sama, Revemayuzumi yang mengaransemen musik N I Want U versi terbaru mengatakan, “Biar kekinian, saya ambil genre yang lagi naik, kayak RnB, Rap, karena banyak diputar di radio saat sekarang ini. Style-nya cocok sama melodi, lebih cheer, akordnya juga diharmoni. Lagu ini secara lirik, kena, dan punya potensi. Semoga lagu ini bakal terangkat.”

Santy juga mengatakan, “Boleh dibilang, pada versi terbaru N I Want U ini timbre suara saya berbeda dengan aransemennya, tapi tetap disesuaikan dengan nada dasar yang sama. Cara saya menyanyikannya lebih ringan.”

Santy merasa bangga karena lagunya dirilis ulang dan diaransemen oleh Revemayuzumi anak kandungnya sendiri, dan melanjutkan bakat seni yang dimilikinya. Lagu N I Want U sudah didengar oleh Revemayuzumi sejak masih bersekolah di Taman Kanak-Kanak.

Sementara itu, Arthur Gibrananto mengatakan, konsep videoklip N I Want U diangkat dari lagunya yang moody, dengan background hotel dengan kaca luas. Akan dilanjutkan dengan penggarapan short movie karena ingin lebih mengekspresikan pesan lagunya. Arthur Gibrananto memiliki bekal pendidikan di Film Studies dan TV Production.

“Lewat projek ini saya sebenarnya ingin berkarya, menunjukkan passion, dan untuk menambah ilmu. Karena itu saya harus banyak berkarya, harus bikin sesuatu, dan harus seekspresif mungkin,” kata Arthur Gibrananto.

Aurel Larasati, Visual pada videoklip N I Want U mengatakan, “Saya sangat berterimakasih, karena aku ada di videoklip N I Want U. Aku sebagai penari diminta Arthur untuk menginterpretasikan lagu jadi sebuah tarian. Untuk dapat menjadikannya tarian, aku perlu mendengarkan terus lagunya, untuk mendapatkan mood-nya. Tantangan pada saat syuting yang dilakukan dalam sehari, benar-benar harus mengumpulin dua mood yang berbeda. Bisa dilihat di videoklipnya, ada mood berangan-angan, dengan seperti menari di atas awan, dan ada satu orang yang hanya bisa mendengarkan lagunya. Tarian untuk videoklip ini susah-susah gampang, karena dari lagunya seakan ikut ada di dalamnya. Apalagi aransemen musiknya yang baru, membuat senang juga. Walaupun dikatakan galau, tapi sebenarnya kalau didengarin, itu bisa bermacam-macam emosi yang dikeluarin.”

Seperti dikatakan oleh Aurel Larasati, tarian itu tidak mengeluarkan kata-kata, ekspresinya dikeluarkan lewat gerakan. Untuk melahirkan gerakan lagu N I Want U, Aurel Larasati berusaha menyesuaikan dengan yang digambarkan oleh lagu tersebut. Karena sudah terlatih sejak kecil dalam menari ballet dan kontemporer, memudahkan Aurel Larasati untuk melakukannya.

“Ternyata menari untuk videoklip sangat jauh berbeda dengan menari di atas panggung. Soalnya kalau di pentas, menari cukup sekali, tapi kalau untuk videoklip kadang harus diulang-ulang,” kata Aurel Larasati.

Lebih lanjut Santy mengatakan, “Semoga lagu N I Want U versi terbaru lebih dapat diterima oleh masyarakat. Harpan saya, semoga dengan adanya projek ini bisa lebih mengenalkan talenta-talenta muda dengan passion mereka masing-masing untuk kemajuan dunia musik, tari, dan film di Indonesia. Semoga eksistensi mereka jadi inspirasi bagi banyak orang.”

Videoklip N I Want U dari Revemayuzumi feat Santy ada di link berikut ini:


Photo Credit : Arthur Gibrananto, Revemayuzumi, Santy, dan Aurel Larasati. File/Dok.Ist


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

vivo Y31d Pro
vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W
Waktu Baca 2 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia
Waktu Baca 6 Menit
BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit
OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda
Waktu Baca 2 Menit
HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah
Waktu Baca 2 Menit

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?